Advertisement
Headline Tanjungpinang

UKW KJK, Irjen Pol Andry Wibowo Soroti Ancaman Disinformasi di Perbatasan, Pers Diminta Perkuat Ketahanan Informasi

Analis Kebijakan Utama Bidang Jianbang Lemdiklat Polri Irjen Pol Andry Wibowo menjadi narasumber dalam Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang digelar Komunitas Jurnalis Kepri (KJK) bersama Lembaga Uji Kompetensi Wartawan (LUKW) Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta di Hotel CK Tanjungpinang, Sabtu (28/8/2026).

AriraNews.com, TANJUNGPINANG – Analis Kebijakan Utama Bidang Jianbang Lemdiklat Polri Irjen Pol Andry Wibowo menyoroti ancaman disinformasi dan keamanan siber yang semakin kompleks di wilayah perbatasan, termasuk Kepulauan Riau (Kepri). Menurutnya, sinergi Polri dan pers menjadi salah satu kunci menjaga ketahanan informasi masyarakat.

Hal itu disampaikan Andry saat menjadi narasumber dalam Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang digelar Komunitas Jurnalis Kepri (KJK) bersama Lembaga Uji Kompetensi Wartawan (LUKW) Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta di Hotel CK Tanjungpinang, Sabtu (28/8/2026).

Irjen Pol Andry Wibowo saat acara penyambutan.

Dalam materi bertajuk “Sinergitas Polri dan Pers Mewujudkan Keamanan Siber dan Menangkal Disinformasi di Wilayah Perbatasan”, Andry mengatakan ancaman terhadap wilayah perbatasan kini tidak hanya berupa persoalan teritorial dan kekuatan fisik, tetapi juga bergerak melalui ruang digital.

“Keamanan wilayah perbatasan tidak hanya dijaga dengan kekuatan fisik, melainkan juga dengan kedaulatan informasi dan ketahanan siber. Sinergi Polri dan pers adalah kunci utama,” kata Andry.

Terbaring Lemah Usai Lakalantas, Trisno Aji Mantan Jurnalis Bahagia Dijenguk KJK

Ia menjelaskan, Polri memiliki peran dalam aspek hukum dan keamanan teknis siber, sedangkan pers berperan membentengi masyarakat melalui penyajian informasi yang akurat dan terverifikasi.

“Polri mengamankan dari sisi hukum dan teknis siber, sedangkan pers membentengi masyarakat melalui akurasi informasi berita,” ujarnya.

Irjen Pol Andry Wibowo bbersama perwakilan peserta dan Tim Penguji dari UPN Veteran Yogyakarta.

Menurut Andry, posisi Kepri sebagai wilayah perbatasan membuat arus informasi dari luar negeri bergerak sangat cepat. Kondisi tersebut dapat membuka ruang bagi penyebaran hoaks, manipulasi narasi hingga disinformasi lintas negara.

Karena itu, masyarakat perlu memiliki kemampuan untuk menyaring informasi sebelum mempercayai maupun menyebarkannya. Disinformasi, kata dia, tidak boleh dianggap sebagai persoalan kecil karena dapat menyentuh isu identitas, nasionalisme dan keamanan hingga memicu keresahan sosial.

Andry juga menekankan pentingnya langkah pencegahan dan deteksi dini. Penanganan ancaman siber, menurutnya, tidak cukup dilakukan setelah sebuah informasi palsu menjadi viral.

“Penanganan ancaman siber tidak cukup hanya dengan penegakan hukum setelah kejadian. Yang jauh lebih penting adalah membangun pencegahan, deteksi dini dan edukasi masyarakat,” katanya.

Simfoni Ketulusan Ady Indra Pawennari Bersama KJK Menjaga Taji dan Martabat Pers

Di sisi lain, Andry meminta wartawan memperkuat prinsip jurnalistik melalui verifikasi, fact-checking, pemberitaan berbasis fakta dan keberimbangan, terutama ketika menghadapi isu sensitif di wilayah perbatasan.

“Pers harus menjadi sumber informasi yang dipercaya masyarakat. Karena itu, akurasi, verifikasi dan keberimbangan menjadi sangat penting,” ujarnya.

Irjen Pol Andry Wibowo dalam pembukaan UKW yang digelar KJK bersama Lembaga UKW UPN Veteran Yogyakarta di Tanjungpinang.

Untuk memperkuat sinergi tersebut, Andry mendorong tiga langkah, yakni pembentukan Crisis Center dan Media Center bersama untuk mempercepat konfirmasi informasi, Joint Cyber Literacy Program hingga tingkat masyarakat desa, serta Forum Komunikasi Kamtibmas Siber secara berkala.

Sementara itu, UKW KJK secara resmi dibuka oleh Plt Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat pada Sekretariat Daerah Provinsi Kepri, Hendri, yang mewakili Gubernur Kepri Ansar Ahmad.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya KJK meningkatkan kompetensi dan profesionalisme wartawan di Kepri, khususnya dalam menghadapi tantangan jurnalistik di era digital. (emr)

Bedah Buku Wartawan Senior, KJK Targetkan Lahirnya Penulis Baru di Kepri

Berita Terbaru



Batam




Kepri




Berita Populer

01

Soekarno-Hatta Tutup hingga Senin Sore, Penerbangan dari Hang Nadim Batam Berpotensi Terdampak

02

BP Batam Tawarkan Pengolahan 1.205 Ton Sampah per Hari Jadi Energi Pada Calon Mitra di Jepang

03

Terbaring Lemah Usai Lakalantas, Trisno Aji Mantan Jurnalis Bahagia Dijenguk KJK

04

Kabut Asap Memburuk, Disdikbud Natuna Perluas BDR dari 6 Menjadi 13 Kecamatan