SCROLL TO CONTINUE WITH NEWS
Natuna

NAM Air Setop Rute Natuna, Bupati: Akui Belum Ada Kepastian Layanan Pengganti, Pemkab Cari solusi Terbaik

Bupati Natuna (tengah) saat memimpin rakor beberapa waktu yang lalu.

Ariranews.com, Natuna – Maskapai NAM Air yang selama ini melayani rute penerbangan Natuna–Batam–Jakarta dan sebaliknya, dijadwalkan akan menghentikan operasionalnya per 10 Mei 2025. Kabar ini menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat, terutama terkait kelangsungan akses transportasi udara dari dan ke Natuna.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Natuna Cen Sui Lan saat ditemui di ruang kerjanya pada Rabu pagi 7/5/2025, menyampaikan bahwa hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari maskapai manapun terkait penggantian layanan penerbangan ke Natuna.

Ia menjelaskan bahwa pengadaan pesawat untuk rute Natuna merupakan proses yang kompleks karena melibatkan berbagai pihak sebagai mitra pemerintah. Prosedur administrasi dan koordinasi lintas lembaga menjadi langkah penting yang harus dilalui.

“Pemerintah daerah sudah menyurati Kementerian Perhubungan dan pihak NAM Air. Kami masih menunggu tindak lanjutnya,” ujar Cen Sui Lan.

Tak Sekadar Seremonial, Kejari Natuna Gandeng Masyarakat Jaga Kebersihan Pantai Piwang

Lebih lanjut, ia mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan bersabar, karena pemerintah daerah sedang berupaya keras mencari solusi terbaik. Komunikasi dengan lembaga vertikal baik di tingkat daerah maupun pusat terus dibangun agar isu ini mendapat perhatian serius.

“Pemerintah juga akan menjadwalkan audiensi dengan pihak-pihak terkait guna memastikan kelancaran aksesibilitas orang dan barang menuju Natuna,” tambahnya.

Tidak hanya mencari maskapai pengganti, Pemkab Natuna juga menekankan pentingnya keterjangkauan harga tiket pesawat bagi masyarakat. Hal ini dinilai krusial agar layanan transportasi udara tetap bisa diakses seluruh lapisan masyarakat.

“Transportasi adalah tulang punggung pembangunan. Jika akses ke suatu daerah sulit, otomatis investor enggan masuk dan sektor pariwisata pun akan terganggu,” tegas Cen.

Ia menutup pernyataannya dengan harapan agar semua pihak dapat bekerja sama dan mendukung langkah-langkah yang diambil pemerintah demi menjaga konektivitas dan kelangsungan pembangunan di Natuna. (dod)

UKW KJK Angkatan I Digelar, Ady Indra Pawennari: Jurnalis Kepri Harus Jadi Penjaga Kebenaran di Era Disinformasi

Berita Terbaru



Batam




Kepri




Berita Populer

01

Sebanyak 97.997 KK di Batam Sudah Terdaftar Perlinsos, Batas Akhir 31 Agustus

02

Pesan Menyentuh Ketum KJK di UKW Tanjungpinang : Pena Kita Suara Bagi Mereka yang Tak Terdengar!

03

Jurnalis Sebagai Pilar Keempat Demokrasi Modern

04

Sempat Hilang 6 Jam di Hutan Jemaja Timur, Warga 64 Tahun Akhirnya Ditemukan Selamat