Nasional

Kredit Tumbuh 13,58 Persen, Transaksi QRIS Melesat

AriraNews.com, Batam – Aktivitas ekonomi dan transaksi keuangan masyarakat terus menunjukkan pertumbuhan. Bank Indonesia mencatat kredit perbankan pada Juli 2026 tumbuh 13,58 persen secara tahunan, meningkat dari 12,67 persen pada Juni.

Dalam siaran pers, Kamis (20/8/2026), Pertumbuhan kredit ini menjadi salah satu sinyal bahwa aktivitas usaha masih bergerak di tengah ketidakpastian ekonomi global. BI juga terus memberikan insentif kepada perbankan agar penyaluran kredit ke sektor-sektor prioritas semakin besar.

Hingga minggu pertama Agustus 2026, insentif Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) yang diperoleh perbankan mencapai Rp446,5 triliun. Sebagian besar atau Rp368,4 triliun dialokasikan melalui financing channel untuk mendukung penyaluran pembiayaan.

Yang menarik, pertumbuhan ekonomi tidak hanya terlihat dari sisi kredit. Transaksi digital masyarakat juga terus melesat.

Menko Pangan Zulkifli Hasan Diundang Buka Rakernas III PJS di Batam

Pada Juli 2026, volume transaksi pembayaran digital mencapai 5,50 miliar transaksi, tumbuh 28,69 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Transaksi QRIS menjadi salah satu pendorong utama. Volume transaksi QRIS tumbuh hingga 82,42 persen secara tahunan, seiring semakin banyaknya pengguna dan merchant yang menerima pembayaran melalui QRIS.

BI juga mencatat transaksi melalui BI-FAST mencapai 546 juta transaksi pada Juli, tumbuh 31,62 persen, dengan nilai transaksi mencapai Rp1.355 triliun.

Perkembangan ini akan semakin menarik karena BI sedang mempersiapkan kebijakan baru yang berkaitan langsung dengan aktivitas transaksi masyarakat dan pelaku usaha.

Mulai 1 Oktober 2026, Merchant Discount Rate (MDR) QRIS sebesar 0 persen akan berlaku untuk transaksi sampai dengan Rp100.000. Kebijakan ini berpotensi memberikan ruang lebih besar bagi merchant, terutama pelaku usaha kecil, karena biaya MDR untuk transaksi dalam batas tersebut menjadi nol.

BI juga mendorong implementasi Kartu Kredit Indonesia (KKI) yang telah diluncurkan pada 17 Agustus 2026. Kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem pembayaran digital nasional.

Ketum DPP PJS Minta Janji Kapolri Usut Pengancaman Wartawan

Di sisi perbankan, pertumbuhan kredit juga didukung kondisi industri yang masih relatif kuat. Rasio kecukupan modal perbankan atau CAR berada di level 23,70 persen pada Juni 2026. Sementara rasio kredit bermasalah atau NPL tercatat rendah, yakni 2,09 persen secara bruto dan 0,82 persen secara neto.

Artinya, di tengah tekanan ekonomi global, dua mesin ekonomi domestik masih menunjukkan tenaga: kredit perbankan terus tumbuh dan transaksi digital masyarakat semakin masif.

BI juga akan mulai menerapkan sejumlah kebijakan baru. Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial Pendalaman Pasar Uang berlaku 1 September 2026, sementara kebijakan Rasio Pembiayaan Inklusif Makroprudensial (RPIM) berlaku 1 Oktober 2026.

Bagi masyarakat dan pelaku UMKM, perkembangan ini menjadi penting. Kredit yang terus tumbuh dapat memperbesar akses pembiayaan usaha, sementara penggunaan pembayaran digital yang semakin luas membuat transaksi menjadi lebih praktis.

Dengan pertumbuhan QRIS yang mencapai lebih dari 80 persen dan MDR 0 persen untuk transaksi hingga Rp100.000 yang akan berlaku Oktober mendatang, persaingan dan digitalisasi transaksi di kalangan pelaku usaha kecil diperkirakan akan semakin kuat. (rls)

Telkom Akselerasi Program Streamlining, Pastikan Portofolio TelkomGroup Fokus pada Bisnis Inti
Redaksi

Recent Posts

Batam Bakal Pecahkan Rekor MURI di HJB ke-197 Melalui Nasi Besar

AriraNews.com, Batam – Pemerintah Kota (Pemko) Batam mulai mematangkan persiapan peringatan Hari Jadi Batam (HJB)…

19 jam ago

Amsakar Minta Camat dan Lurah Aktif Turun ke Lapangan Serap Aspirasi Warga

AriraNews.com, Batam – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengajak jajaran pemerintah dan elemen masyarakat mengedepankan…

19 jam ago

Batam Masuk Nominasi Jamsostek Award 2026, 321.932 Pekerja Telah Terlindungi

AriraNews.com, Batam – Sebanyak 321.932 pekerja di Kota Batam telah terlindungi program BPJS Ketenagakerjaan hingga…

20 jam ago

Pemko dan DPRD Batam Sepakati Pembentukan Pansus Dua Ranperda

AriraNews.com, Batam – Pemerintah Kota (Pemko) Batam bersama DPRD Kota Batam menyepakati pembentukan panitia khusus…

20 jam ago

FOX Hotel Nagoya Batam Hadirkan Beragam Promo Akhir Tahun 2026, dari Christmas Dinner hingga New Year’s Eve Dinner

AriraNews.com, Batam - FOX Hotel Nagoya Batam menghadirkan beragam penawaran menarik melalui pilihan paket Food…

21 jam ago

Kepri Tetap Aman dan Nyaman untuk Berlibur, Pelaku Pariwisata Diminta Jaga Kualitas Layanan

AriraNews.com, BATAM – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau mengajak seluruh pelaku industri pariwisata di Batam, Bintan,…

2 hari ago