Kapolresta Barelang, Kombes Pol Nugroho Tri berikan keterangan pers usai terjadinya bentrokan antara massa dan Tim Gabungan yang berusaha membuka pemblokiran jalan menuju Rempang.
AriraNews.com, Batam – Bentrokan tak dapat dihindarkan saat Tim Gabungan berusaha membuka pemblokiran jalan raya menuju Rempang yang dilakukan masyarakat, Kamis (7/9/3023) siang. Delapan orang kemudian diamankan karena dianggap menyerang petugas.
“Delapan orang warga yang menyerang petugas berhasil kita amankan. Barang bukti yang diamankan di antaranya bom molotov, ketapel, parang dan batu,” ungkap Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri, Kamis malam.
Nugroho Tri mengatakan untuk menjaga agar situasi tetap aman dan kondusif saat ini telah didirikan 2 pos di Jembatan 4 dan di rest area. Saat ini jalan dari Jembatan 4 sampai dengan rest area kurang lebih sepanjang 25 Km telah bisa dilalui dengan aman. Sebelumnya sempat terjadi pemblokiran dengan menumbangkan pohon ke jalan, hingga memalangkan kontainer.
“Alhamdulillah sudah kita bersihkan. sehingga masyarakat bisa memakai kembali jalan raya dengan lancar,” ungkapnya.
Terkait isu bayi meninggal Nugroho memastikan itu adalah kabar bohong yang disebarkan orang-orang yang tak bertanggungjawab. Anak-anak sekolah juga dievakuasi dengan selamat.
“Sudah kita lakukan klarifikasi di RS Embung Fatimah, alhamdulillah bayi tersebut sehat walafiat, yang saat ini sudah dipulangkan ke rumahnya,” ungkapnya.
Ke depan Nugroho berharap dukungan masyarakat terkait program pemerintah tersebut dengan menjaga situasi tetap aman dan kondusif.
“Saya harap tak ada lagi pemblokiran jalan,” harapnya.
Dia pun menekankan akan melakukan langkah-langkah sesuai aturan yang berlaku.
“Tim Terpadu itu Pemerintah atas nama Negara, apabila menemukan ada orang yang melanggar hukum, pemblokiran jalan, mengancam petugas, atau melawan petugas itu termasuk pelanggaran hukum, di situ Negara harus hadir dan tidak boleh kalah dengan orang atau sekelompok seperti itu,” tegasnya. Sebelumnya dalam membuka pemblokiran jalan tersebut sekurangnya 1.000 orang dari Tim Terpadu diturunkan ke lokasi.(ara)
Natuna, Ariranews.com – Bupati Natuna Cen Sui Lan terus mendorong pembenahan penyaluran bantuan sosial (bansos)…
Natuna, Ariranews.com – Bupati Natuna Cen Sui Lan menegaskan pengelolaan keuangan desa harus berorientasi pada…
AriraNews.com, TANJUNGPINANG – Anda selama ini kesulitan untuk mendapatkan data dan informasi publik di lingkungan…
AriraNews.com, Batam - Seiring kinerja pertumbuhan investasi dan ekonomi yang menggembirakan, Batam membangun fondasi kota…
AriraNews.com, BATAM — Tim gabungan Bareskrim Polri, Polda Kepulauan Riau, BNN RI, dan Direktorat Jenderal…
AriraNews.com, Batam - TANJUNGPINANG – Komisi Informasi (KI) Provinsi Kepulauan Riau resmi menggelar monitoring dan…