Batam

Eks Dirkrimsus Polda Banten, Brigjen Pol Rudi Hananto Nugroho Jabat Direktur Pengamanan Aset BP Batam

AriraNews.com, Batam – Eks Dirkrimsus Polda Banten, Brigjen Pol Rudi Hananto Nugroho resmi menjabat sebagai Direktur Pengamanan Aset BP Batam, Kamis (21/3/2024).

Rudi Hananto Nugroho, menggantikan Brigjen Pol (Purn) Drs. Moch. Badrus yang sudah memasuki masa purnabakti.

Sebelumnya, Rudi Hananto sempat menjabat sebagai Analis dan Advokasi Divisi Hukum Polri, Penyidik Tindak Pidana Madya Tk. II Bareskrim Polri, dan pernah pula bertugas sebagai Direktur Kriminal Khusus Polda Banten.

Sejumlah pengalaman tersebut membuatnya optimistis untuk melanjutkan tugas-tugas penting di Direktorat Pengamanan (Ditpam) BP Batam. Khususnya terhadap hal-hal yang berhubungan dengan iklim investasi di Kota Batam.

Pengusaha Batam Sumbang Rp 150 M Bangun Sekolah Terintegrasi Merah Putih Rempang, Eddy Hussy Optimis  Rampung 2028

“Penugasan saya di BP Batam ini menjadi suatu anugerah. Semoga kita bisa bersinergi dengan baik karena dukungan dari rekan-rekan semuanya menjadi kunci penting untuk mendukung kemajuan Batam,” ujar Rudi dalam agenda Pisah Sambut Direktur Pengamanan Aset BP Batam.

Ia mengatakan, kolaborasi yang maksimal antar seluruh pegawai menjadi faktor utama dalam mewujudkan cita-cita BP Batam.

“Semua unsur menjadi penting agar program strategis yang ada berjalan maksimal dan lancar,” pungkasnya.

Sementara, Anggota Bidang Pengelolaan Kawasan dan Investasi BP Batam, Sudirman Saad mengungkapkan bahwa Ditpam menjadi salah satu instrumen penting dalam menjaga iklim investasi di Kota Batam.

Oleh sebab itu, kata Sudirman, kehadiran Rudi Hananto dapat menjadi semangat baru guna merealisasikan program strategis yang ada.

“Terima kasih untuk Pak Badrus yang telah menyelesaikan tugasnya dan selamat datang kepada Pak Rudi Hananto. Semoga kita semua dapat berkolaborasi dengan baik dalam menjaga iklim investasi Kota Batam,” ungkap Sudirman.

Jadi Ketua Pembangunan Sekolah Terintegrasi Merah Putih Rempang, Robinson Tan Ungkap Kisah Hidup Tak Mampu Bayar Uang Sekolah

Sudirman membeberkan beberapa program yang saat ini menjadi fokus BP Batam. Salah satunya adalah pengembangan program Rempang Eco-City.

Dimana, Ditpam BP Batam menjadi salah satu organ penting dalam melakukan pendekatan persuasif dan humanis kepada masyarakat yang terdampak pengembangan.

“Sekarang ini rutenya sudah jelas, instrumen hukum dan lain sebagainya juga sudah jelas. Tinggal kita jaga langkah-langkah strategis yang sudah ada agar realisasi program Rempang Eco-City bisa maksimal dan tentunya kondusif,” pungkasnya. (agm)

Redaksi

Recent Posts

Kajati Kepri Kunjungi Kejari Natuna, Tekankan Pentingnya Menjaga Integritas

Natuna, Ariranews.com – Kepala Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau, Dr. Transiswara Adhi, S.H., M.Hum., melakukan kunjungan…

1 jam ago

Pengusaha Batam Sumbang Rp 150 M Bangun Sekolah Terintegrasi Merah Putih Rempang, Eddy Hussy Optimis  Rampung 2028

AriraNews.com, BATAM — Ketua Yayasan Merah Putih, Eddy Hussy, optimistis pembangunan Sekolah Terintegrasi Merah Putih…

10 jam ago

Jadi Ketua Pembangunan Sekolah Terintegrasi Merah Putih Rempang, Robinson Tan Ungkap Kisah Hidup Tak Mampu Bayar Uang Sekolah

AriraNews.com, BATAM — Bagi Robinson Tan, pembangunan Sekolah Terintegrasi Merah Putih di Rempang, Batam, bukan…

11 jam ago

Bupati Aneng Bacakan Pidato Gubernur Kepri pada HUT ke-24 Provinsi Kepulauan Riau

AriraNews.com, ANAMBAS — Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, bertindak sebagai Inspektur Upacara sekaligus membacakan pidato Gubernur…

13 jam ago

Menyemai Asa D-Alpha, Perjuangan Natuna Menangkap Peluang Ekonomi dari Migas

Natuna, AriraNews.com – Kembali dibukanya pengembangan Wilayah Kerja (WK) Natuna D-Alpha menyemai asa baru bagi…

14 jam ago

Wabup Raja Bayu Sambut Kapolres Baru Anambas AKBP Misbachul Munir

AriraNews.com, ANAMBAS — Wakil Bupati Kepulauan Anambas, Raja Bayu Febri Gunadian, S.E., didampingi Ketua Gabungan…

14 jam ago