Batam

Update Pengembangan Rempang Eco-City, 393 KK Siap Pindah

AriraNews.com, Batam – Pengembangan program Rempang Eco-City mengalami progres yang cukup signifikan hingga saat ini, Jumat (22/3/2024).

BP Batam melalui Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol, Ariastuty Sirait menyampaikan, sebanyak 393 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak pengembangan sudah sepakat untuk bergeser ke hunian sementara.

Tidak hanya itu, lanjut Ariastuty, jumlah warga yang mulai membuka diri terhadap rencana investasi di Rempang juga terus bertambah. Dimana, total warga yang sudah berkonsultasi dengan Tim Satgas Rempang terkait hak-hak masyarakat dalam pembangunan sebanyak 598 KK.

“Perlahan tapi pasti, warga mulai membuka diri. Tentu ini berkat kerja keras tim yang selalu mengedepankan pendekatan persuasif selama sosialisasi dilakukan,” ujar Tuty, panggilan akrabnya, Jumat (22/3/2024).

Riahi Villas Gelar Aksi Bersih Pantai di Nirup Island Peringati World Cleanup Day 2026

Sesuai instruksi Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, kata Tuty, pihaknya diminta untuk terus melakukan upaya-upaya humanis selama melakukan pendataan dan penanganan dampak sosial terhadap warga yang bermukim di areal proyek.

Bukan tanpa alasan, BP Batam menargetkan sebanyak 100 rumah baru yang nantinya berlokasi di Tanjung Banon harus sudah berdiri hingga bulan September 2024 mendatang.

“Untuk saat ini, pembangunan 4 rumah contoh hampir rampung. Keempat rumah tersebut sudah memasuki tahap finishing, seperti pekerjaan pemasangan keramik, pintu, jendela, dan pengecoran tapak tower tandon. Mari sama-sama kita tunggu, yang paling penting semua proses berjalan sebagaimana mestinya,” tambahnya.

Ia juga melaporkan, jumlah warga yang terdampak pembangunan proyek tahap awal di lahan seluas 2.370 hektare tersebut sebanyak 821 KK. Jumlah tersebut berkurang setelah dilakukannya verifikasi dan validasi berkala oleh tim verifikator.

“Anggaran pembangunan rumah baru sudah tersedia, kami berkomitmen agar 94 KK yang sudah menempati hunian sementara akan segera pindah ke rumah baru. Paling lambat September 2024 nanti,” pungkasnya. (agm)

Dialog Nasional KAHMI Hasilkan Rekomendasi untuk Batam Maju, Alumni HMI Ditantang Ambil Peran Lebih
Redaksi

Recent Posts

Blok D-Alpha Kembali Dibuka, IPMKN AYO Bidik Shorebase dan Tenaga Kerja Lokal

Natuna, AriraNews.com – Ikatan Pelajar Mahasiswa Kabupaten Natuna-Alumni Yogyakarta (IPMKN AYO) menyoroti kembali dibukanya pengembangan…

13 jam ago

Riahi Villas Gelar Aksi Bersih Pantai di Nirup Island Peringati World Cleanup Day 2026

AriraNews.com, Batam — Sampah plastik, puntung rokok, dan berbagai jenis sampah yang terbawa arus menjadi…

19 jam ago

Dialog Nasional KAHMI Hasilkan Rekomendasi untuk Batam Maju, Alumni HMI Ditantang Ambil Peran Lebih

AriraNews.com, BATAM - Batam tidak lagi cukup dipandang sebagai kawasan industri dan pintu masuk investasi.…

19 jam ago

Tabligh Akbar “Islam Berkemajuan” Digelar di Tanjungpinang Kamis ini, Hadirkan Ketua MUI Riau

AriraNews.com, TANJUNGPINANG — Masyarakat Tanjungpinang dan Bintan bersiap menyambut sebuah kajian keislaman yang menghadirkan tokoh…

20 jam ago

Kejati Kepri dan Pemprov Perkuat Benteng Antikorupsi Lewat Penguatan Pengawasan

AriraNews.com, TANJUNGPINANG - Pencegahan korupsi tidak boleh menunggu persoalan berubah menjadi perkara. Celah penyimpangan harus…

20 jam ago

HMI Natuna Desak Pemerintah Pastikan Blok D-Alpha Beri Manfaat ke Daerah

Natuna, Ariranews.com – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Natuna mendesak pemerintah memastikan pengelolaan Wilayah Kerja…

22 jam ago