Advertisement
Batam BP Batam

BP Batam Pastikan Pendataan Warga Terdampak Pengembangan Rempang Eco-City Terus Berlanjut

Sosialisasi pengembangan Rempang Eco-City pada warga beberapa waktu lalu.

AriraNews.com, Batam – BP Batam berkomitmen untuk menyelesaikan pembangunan tahap awal Program Rempang Eco-City pada tahun 2024.

Oleh sebab itu, Anggota Bidang Pengelolaan Kawasan dan Investasi BP Batam, Sudirman Saad memastikan bahwa pendataan terhadap warga terdampak pengembangan Rempang pun akan terus berlanjut.

“Kita berharap, Tim Terpadu dapat menjembatani komunikasi antara BP Batam dan masyarakat yang terdampak pengembangan,” ujar Sudirman, Selasa (29/1/2024).

Pihaknya berharap, tidak ada lagi informasi simpang siur terkait rencana investasi di Rempang.

BP Batam Catat 1.182 Permohonan Perizinan OSS sejak September 2025 hingga September 2026

Melalui peran Tim Terpadu, kata Sudirman, BP Batam berupaya untuk terus melakukan sosialisasi agar masyarakat memahami tujuan dari proyek yang masuk dalam daftar Program Strategis Nasional tersebut.

“Pembangunan ini bertahap. Jadi tidak serta-merta semuanya akan direlokasi. Untuk tahap awal, lahan yang akan digunakan seluas 2.370 hektare dan jumlah warga terdampak berjumlah 971 KK,” tambahnya.

Sementara, Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait mengungkapkan bahwa total warga yang telah bergeser ke hunian sementara sebanyak 94 Kepala Keluarga (KK).

Hingga saat ini, kata Ariastuty, sosialisasi terhadap warga terdampak pengembangan Rempang masih terus berjalan.

Dengan harapan, masyarakat dapat mendukung penuh rencana investasi tersebut sehingga memberikan manfaat ekonomi ke depannya.

“Pendataan masih terus berlangsung. Jadi kita ingin, realisasi investasi ini benar-benar clear. Ke depan, program ini juga akan membuka peluang kerja kepada seluruh masyarakat,” ujar Ariastuty. (agm)

Pengusaha Batam Sumbang Rp 150 M Bangun Sekolah Terintegrasi Merah Putih Rempang, Eddy Hussy Optimis  Rampung 2028

Berita Terbaru



Batam




Kepri




Berita Populer

01

BP Batam Catat 1.182 Permohonan Perizinan OSS sejak September 2025 hingga September 2026

02

Kajati Kepri Kunjungi Kejari Natuna, Tekankan Pentingnya Menjaga Integritas

03

Pengusaha Batam Sumbang Rp 150 M Bangun Sekolah Terintegrasi Merah Putih Rempang, Eddy Hussy Optimis  Rampung 2028

04

Jadi Ketua Pembangunan Sekolah Terintegrasi Merah Putih Rempang, Robinson Tan Ungkap Kisah Hidup Tak Mampu Bayar Uang Sekolah