AriraNews.com, Batam – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengaku khawatir dengan tingginya permohonan izin perceraian di lingkungan aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kota (Pemko) Batam. Ia meminta pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) tidak menganggap persoalan tersebut sebagai urusan pribadi semata, melainkan ikut berperan dalam upaya menjaga ketahanan keluarga para pegawai.
Hal itu disampaikan Amsakar saat memimpin Apel Gabungan Pemko dan Badan Pengusahaan (BP) Batam di Dataran Engku Putri, Batamcentre, Rabu (2/9/2026).
Amsakar meminta pimpinan OPD dan jajaran terkait memperkuat pembinaan serta mengoptimalkan mediasi bagi ASN yang menghadapi persoalan rumah tangga. “Langkah ini penting untuk membantu menyelesaikan persoalan keluarga sebelum berujung pada perceraian,” kata Amsakar.
Selain mediasi, Amsakar mendorong penguatan pembinaan spiritual di lingkungan ASN. Kegiatan keagamaan dan pengajian dinilai dapat menjadi salah satu instrumen untuk membangun ketahanan keluarga sekaligus memperkuat nilai-nilai moral dan spiritual para pegawai.
Dalam apel yang turut dihadiri Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra, Sekretaris Daerah (Sekda) Batam Firmansyah, serta pegawai di lingkungan Pemko dan BP Batam itu, Amsakar juga menekankan pentingnya sinergi kedua institusi dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi daerah. (emr)




