Batam  

Buka Bazar MTQH 2026, Amsakar Siapkan UMKM Batam Tembus Pasar Internasional

Avatar photo
Wali Kota Amsakar Achmad secara resmi membuka Bazar UMKM dalam rangka Musabaqah Tilawati Qur’an dan Hadits (MTQH) ke-34 tingkat Kota Batam tahun 2026. Kegiatan tersebut turut didampingi Ketua TP-PKK Kota Batam, Erlita Sari Amsakar.

AriraNews.com, BATAM – Wali Kota Amsakar Achmad secara resmi membuka Bazar UMKM dalam rangka Musabaqah Tilawati Qur’an dan Hadits (MTQH) ke-34 tingkat Kota Batam tahun 2026. Kegiatan tersebut turut didampingi Ketua TP-PKK Kota Batam, Erlita Sari Amsakar.

Acara yang dipusatkan di Dataran Engku Puteri, Jumat (10/4/2026), mengusung visi besar: “Menuju UMKM yang Berdaya Saing dan Go Global dalam Kota Batam yang Aman, Sehat, Resik, dan Indah.”

Dalam sambutannya, Amsakar menegaskan komitmen penuh pemerintah daerah dalam mendorong pelaku UMKM naik kelas hingga mampu bersaing di pasar internasional. Ia memaparkan lima aspek krusial sebagai strategi utama penguatan UMKM di Batam.

BACA JUGA:  324 Guru SMP di Batam Ikuti Pelatihan Peningkatan Kapasitas dan Manajemen Sekolah

Pertama, penguatan manajemen dan tata kelola melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia dengan pelatihan intensif agar usaha dikelola lebih profesional.

Kedua, aspek kemasan (packaging) yang dinilai menjadi daya tarik utama produk di mata konsumen.

Ketiga, percepatan legalitas perizinan seperti Nomor Induk Berusaha (NIB), sertifikasi BPOM, hingga label halal guna menjamin keamanan dan kepercayaan konsumen.

Keempat, dukungan permodalan tanpa bunga. Pemerintah Kota Batam menghadirkan kebijakan pinjaman hingga Rp20 juta bagi pelaku UMKM, dengan skema pembayaran hanya pokok pinjaman, sementara bunga ditanggung pemerintah.

BACA JUGA:  Hari Kartini di Batam, Li Claudia Ajak Perempuan Percaya Diri dan Tangguh

Kelima, pemanfaatan digital marketing. Amsakar menekankan pentingnya transformasi digital dalam meningkatkan daya jangkau pasar.

“Jika dimanfaatkan secara cermat, peningkatannya bisa tak terhingga,” ujarnya.

Selain itu, ia juga menegaskan pentingnya evaluasi berbasis data agar program tidak berhenti pada seremoni semata. Ia mencontohkan target peningkatan jumlah peserta dari 80 menjadi 160, serta lonjakan omzet dari Rp1 miliar menjadi Rp13 miliar.

Lebih jauh, Amsakar memaparkan filosofi pembangunan yang kini dijalankan pemerintahannya, yakni mengadakan yang belum ada, meningkatkan yang sudah ada, serta memperkuat pemberdayaan masyarakat.

“Kami melakukan transformasi paradigma. Fokus kami adalah bagaimana aktivitas pemberdayaan ini memberikan dampak langsung bagi masyarakat,” tegasnya.

BACA JUGA:  Amsakar-Li Claudia Lepas 641 Jemaah Calon Haji asal Batam

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Batam, Rudi Panjaitan, menyampaikan bahwa MTQH ke-34 akan berlangsung selama sepekan, mulai 10 hingga 18 April 2026, dengan diikuti kafilah dari 12 kecamatan se-Kota Batam.

Selain perlombaan, bazar UMKM dari 12 kecamatan menjadi daya tarik tersendiri dengan menampilkan berbagai produk unggulan binaan camat dan TP-PKK.

“Ini adalah bukti bahwa ekonomi kreatif kita sudah berjalan. Mari kita dukung dan ramaikan demi kejayaan Kota Batam yang kita cintai,” tutup Rudi. (emr)