Batam  

Konflik Timur Tengah, BIB Pastikan Penerbangan Batam-Jeddah Berjalan Normal

Avatar photo
Pjs Direktur Utama PT BIB, Annang Setiabudi.

AriraNews.com, Batam – PT Bandara Internasional Batam (BIB) selaku pengelola Bandar Udara Internasional Hang Nadim memastikan bahwa layanan operasional penerbangan internasional rute Batam (BTH) menuju Jeddah (JED) maupun rute sebaliknya, Jeddah (JED) menuju Batam (BTH), saat ini masih berjalan dengan normal dan sesuai jadwal.

Di tengah dinamika situasi yang terjadi di kawasan Timur Tengah yang sedang menjadi perhatian dunia. Manajemen PT BIB menegaskan bahwa hingga saat ini, belum ada pembatalan maupun perubahan signifikan pada jadwal penerbangan akibat situasi tersebut.

BACA JUGA:  Reses Taba Iskandar di Kavling Seraya Sambau Penuh Nostalgia, Warga Curhat Serasa ke Saudara Sendiri

Direktur Utama PT Bandara Internasional Batam, Annang Setia Budhi, menjelaskan, “Prioritas kami adalah memastikan keselamatan, keamanan dan kenyamanan seluruh pengguna jasa, khususnya dalam hal ini adalah para jamaah yang sedang melaksanakan ibadah umrah.”

“Kami terus melakukan pemantauan secara intensif terhadap perkembangan situasi yang terjadi di Timur Tengah dan senantiasa berkoordinasi secara aktif dengan pihak maskapai serta entitas terkait. Penerbangan rute internasional lainnya yang beroperasi melalui Bandar Udara Internasional Hang Nadim tetap beroperasi secara normal,” jelas Annang, dalam keterangan pers, Kamis (5/3/2026) siang.

BACA JUGA:  Hotel Santika Batam Luncurkan “Jelajah Nusantara” dan Angkringan BBQ Night

PT Bandara Internasional Batam akan terus memberikan pembaruan informasi secara berkala jika terdapat penyesuaian operasional di kemudian hari demi menjamin aspek keselamatan penerbangan.

Sebagai informasi, penerbangan umrah dari Batam menuju Jeddah menggunakan maskapai Lion Air dengan tipe pesawat A-330 dengan frekuensi penerbangan 2 kali dalam 1 minggu, yakni kedatangan pada hari Rabu dan keberangkatan pada hari Sabtu. (*/emr)

BACA JUGA:  Ini Jawaban BP Batam Persoalan Perpanjangan UWT di Puskopkar