SCROLL TO CONTINUE WITH NEWS
Batam DPRD Batam

Surya Makmur Sebut Batam Masih Kekurangan Guru

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Batam, Surya Makmur Nasution.

AriraNews.com, BATAM – Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Batam, Surya Makmur Nasution, menyebut jumlah guru  di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) masih jauh dari ideal. Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), dinilai belum mampu memenuhi kebutuhan pendidikan di tahun ajaran baru.

“Kekurangan guru di Batam diperkirakan mencapai sekitar 700 orang, dengan kebutuhan paling besar berada di tingkat SMP,” ujar Surya, Senin (29/9/2025).

Diakuinya berdasarkan proyeksi hingga 2030, Kota Batam membutuhkan sekitar 1.500 guru untuk mencapai rasio ideal 1 guru untuk setiap 10 siswa. Sayangnya, rasio tersebut saat ini masih belum tercapai.

“Harapan kita, tenaga guru ini harus segera dipenuhi. Demi menunjang kualitas pendidikan di Kota Batam,” katanya.

PT BIB Raih Tiga Penghargaan IQSA 2026, Tegaskan Komitmen Keselamatan dan Keberlanjutan

Ia menambahkan kekurangan tenaga pendidik masih menjadi persoalan serius di Kota Batam. Kondisi itu terlihat dengan minimnya jumlah guru yang diangkat dalam formasi PPPK terbaru.

Dari 367 orang yang menerima Surat Keputusan (SK) Pengangkatan PPPK Periode II Formasi Tahun 2024, hanya 6 orang yang berasal dari tenaga guru.

Menanggapi persoalan kekurangan guru di Batam, Wali Kota Batam Amsakar Achmad menyatakan bahwa secara prinsip, kebutuhan terhadap tenaga pendidik masih sangat besar. Ia juga menyebut bahwa tenaga medis seperti bidan dan apoteker pun masih memiliki banyak lahan penempatan.

“Hanya saja dalam persoalan formasi untuk memenuhi itu, Jakarta (Pemerintah Pusat) kan selalu akan menyesuaikan dengan besaran kemampuan APBN,” kata Amsakar.

Menurutnya, ketika pemerintah daerah mengusulkan penambahan tenaga pendidik, misalnya 50 orang, tidak serta-merta disetujui oleh pemerintah pusat.

“Kadang-kadang hanya 10 (yang disetujui),” ujarnya.

Panbil Group Siap Resmikan Tiarma Convention Center, Fasilitas MICE Terbesar di Batam Berkapasitas 3.000 Orang

Ia menambahkan bahwa akibat keterbatasan formasi itu, Pemko Batam selama ini menggunakan jalur alternatif untuk memenuhi kebutuhan guru, seperti merekrut lulusan sesuai bidang studi tertentu.

“Untuk bidang studi matematika kita cari yang tamatan matematika, bahasa Inggris begitu juga,” ungkapnya.

Sebelumnya, kata Amsakar, formula yang digunakan adalah pengangkatan guru honor, baik melalui skema honor daerah maupun dana BOS. Namun dengan dihapuskannya skema honorer, opsi tersebut sudah tidak bisa lagi digunakan.

“Tentu yang kami harapkan ke depan karena sudah tidak ada lagi yang namanya honor, ya Jakarta membantu untuk memenuhi keterbatasan dari SDM khusus untuk pendidikan ini berskala urgen,”.

Ia berharap kebijakan nasional yang akan datang dapat lebih akomodatif terhadap kebutuhan tenaga kerja di masing-masing daerah. (ara)

September Terakhir! Ajak Keluarga Nikmati Playcation Seru di HARRIS Barelang Batam

Berita Terbaru



Batam




Kepri




Berita Populer

01

UKW KJK Angkatan I Digelar, Ady Indra Pawennari: Jurnalis Kepri Harus Jadi Penjaga Kebenaran di Era Disinformasi

02

PT BIB Raih Tiga Penghargaan IQSA 2026, Tegaskan Komitmen Keselamatan dan Keberlanjutan

03

Panbil Group Siap Resmikan Tiarma Convention Center, Fasilitas MICE Terbesar di Batam Berkapasitas 3.000 Orang

04

September Terakhir! Ajak Keluarga Nikmati Playcation Seru di HARRIS Barelang Batam