Batam  

Pemko Batam Segera Lanjutkan Pembangunan Jalan dari Simpang Gelael Menuju Underpass

Avatar photo
Jalan Laksamana Bintan. (Foto/google streeat view)

AriraNews.com, Batam – Pemerintah Kota Batam akan melanjutkan pengerjaan ruas Jalan Laksamana Bintan atau dari Simpang Gelael hingga Underpass, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) pada 2025 ini.

Diketahui sebagian jalan belum di aspal dan pembangunannya belum rampung terutama dekat Simpang Patung Kuda, Seipanas, yang kadang membingungkan pengguna jalan.

Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Batam, Suhar mengatakan pihaknya akan melanjutkan proyek tersebut. Adapun dananya menggunakan hasil efisiensi anggaran di Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DMB-SDA) Kota Batam tahun ini.

BACA JUGA:  Jelang Kenduri Seni Melayu 2026 Meriah, Panggung Malam Pertama dan Kedua Penuh Warna Seni

Selain itu pihaknya juga akan mengaspal jalan Raja Isa Batam Center. Tepatnya dari Simpang Bank Indonesia (BI) menuju Simpang KDA.

“Jadi dana efesiensi dialihkan untuk mendanai proyek pengaspalan dan perbaikan dua ruas jalan utama di Batam. Anggarannya saya lupa pastinya, tapi kalau enggak salah ada yang sekitar Rp16 miliar dan satu lagi sekitar Rp20 miliar,” katanya, Selasa (29/4/2025).

Kedua proyek itu saat ini belum dilelang karena Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) baru akan diterbitkan dalam waktu dekat. Setelah RKA terbit, proses lelang akan segera dilakukan untuk mengejar target pelaksanaan.

BACA JUGA:  Hari Kartini di Batam, Li Claudia Ajak Perempuan Percaya Diri dan Tangguh

Sementara itu, proyek-proyek jalan yang menggunakan anggaran sebelumnya tetap berjalan sesuai jadwal. Beberapa di antaranya berada di kawasan Bengkong, Tiban Princess, Simpang Kantor Camat Sagulung, Botania, serta perbaikan di kawasan Cikitsu dan Pelabuhan Rakyat Sagulung.

“Yang sudah jalan itu tetap lanjut, karena sudah dalam kontrak. Yang tertunda hanya yang dari hasil efisiensi ini,” ujar Suhar.

Proyek-proyek yang didanai dari efisiensi baru akan bergerak setelah proses administrasi rampung. Jika sesuai rencana, proses lelang akan dilaksanakan pada bulan Mei.

BACA JUGA:  Sentuhan Bougenville, Li Claudia Targetkan Wajah Batam Lebih Estetik ala Jepang

Dengan demikian, pekerjaan fisik dapat dimulai pada Juni 2025. Kemungkinan ditargetkan rampung pada November 2025.

Suhar optimistis, pengaspalan dua ruas jalan baru ini akan memperlancar arus lalu lintas, mengingat kedua jalur tersebut merupakan titik-titik vital dengan volume kendaraan yang cukup tinggi.

“Ini bagian dari upaya kami mempercepat pembangunan infrastruktur dasar, agar dampaknya bisa segera dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Selain proyek pengaspalan baru ini, DBM-SDA Batam juga terus mengawasi proyek-proyek yang sudah berjalan agar penyelesaian tepat waktu dan sesuai spesifikasi teknis yang ditetapkan. (rma)