Batam  

Pemko Batam Berkomitmen Melindungi Pekerja Migran Indonesia

Avatar photo
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad menerima kunjungan Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI)/Kepala BP2MI, Abdul Kadir Karding di Gedung Lancang Kuning Polda Kepri, Jum'at, (25/4/2025).

AriraNews.com, Batam – Pemerintah Kota Batam berkomitmen memberikan perlindungan yang lebih baik bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang bekerja di luar negeri. Hal ini ditunjukan saat Wali Kota Batam, Amsakar Achmad menerima kunjungan Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI)/Kepala BP2MI, Abdul Kadir Karding di Gedung Lancang Kuning Polda Kepri, Jum’at, (25/4/2025).

BACA JUGA:  Tanggapi Kenaikan BBM, Amsakar Siapkan Solusi untuk Pengusaha Logistik

Kunjungan Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) ini dalam rangka deklarasi komitmen bersama pencegahan dan pemberantasan tindak pidana perdagangan orang. Dalam sambutan Menteri P2MI Abdul Kadir Karding, ia menyoroti data yang menunjukkan bahwa 90 persen pekerja migran yang mengalami eksploitasi dan ketidakadilan merupakan mereka yang berangkat secara unprosedural. Oleh karena itu, ia meminta dukungan Pemko Batam dan Polda Kepri untuk menekan angka tersebut.

BACA JUGA:  Triwulan I 2026, Investasi Batam Melonjak Lebih dari 100 Persen
Kunjungan Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI)/Kepala BP2MI, Abdul Kadir Karding di Gedung Lancang Kuning Polda Kepri, Jum’at, (25/4/2025).

“ Mayoritas kasus eksploitasi, overcharging, bahkan human trafficking terjadi pada pekerja migran yang berangkat unprosedural. Kami berharap Pemko Batam bersama Polda Kepri membantu membongkar sindikat yang bermain di balik ini, ” kata Abdul Kadir Karding.

Menurut Karding, kementeriannya tidak bisa berjalan sendiri dan memerlukan kerja sama dengan pihak lain untuk menekan tindak pidana perdagangan orang ini. Menyikapi hal ini, Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Tenaga Kerja Kota Batam akan bekerja sama dengan Kementrian Ketenaga Kerjaan untuk pencegahan dan pemberantasan tindak pidana perdagangan orang ini. (*/ara)

BACA JUGA:  Amsakar Buka Gema Batam Asri di Rempang Eco City, Tekankan Aksi Nyata Jaga Lingkungan