Advertisement
Batam BP Batam Pendidikan

Sekolah Pilot Asal Singapura Tertarik Berinvestasi di Batam, Kembangkan Kelas Internasional

BP Batam menghadiri pertemuan PT Aviasi Solusi Prima (Flybest Academy) dan Alpha Aviation Group (AAG) di Ruang Rapat Kelong Baba, Tiban, Batam, Jumat (15/12/23).

AriraNews.com, Batam – BP Batam menghadiri pertemuan PT Aviasi Solusi Prima (Flybest Academy) dan Alpha Aviation Group (AAG) di Ruang Rapat Kelong Baba, Tiban, Batam, Jumat (15/12/23).

Pertemuan ini dihadiri oleh General Manager Unit Usaha Pengelola Logistik Aerocity BP Batam, Kurnia Budi dan Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait. Sementara dari Flybest Academy dihadiri oleh Direktur Utama, Karin Item dan Direktur AAG, Peh Teh Keng.

FlyBest Academy adalah lembaga pelatihan penerbangan yang menawarkan program pelatihan yang komprehensif bagi calon pilot di Kota Batam.

Direktur Utama Flybest Academy, Karin Item mengatakan pihaknya berencana akan melakukan kolaborasi bersama AAG Singapura. Kolaborasi tersebut, dalam bentuk pengembangan sekolah penerbangan berkelas internasional di Kota Batam.

Fedro Ukir Prestasi Nasional, Bupati Cen: Rentang Kendali Tak Boleh Jadi Penghalang

“Kami sudah 10 tahun di Batam dan berencana melakukan kolaborasi dengan AAG Singapura, dengan target 100 orang siswa dari Indonesia, Singapura, Vietnam, China dan India,” ujarnya.

Flybest Academy dan AAG Singapura, berencana akan berinvestasi sebesar USD 6 Juta dalam 3 tahun di Kota Batam.

Ia berharap BP Batam dapat mendukung dalam pengembangan sekolah penerbangan berskala internasional ini.

General Manager Unit Usaha Pengelola Logistik Aerocity, Kurnia Budi menyambut baik kolaborasi Flybest Academy dengan AAG Singapura ini. BP Batam, siap mendukung pengembangan sekolah penerbang dari Flybest Academy.

“Kami siap membantu Flybest untuk mengembangkan usahanya di sektor sekolah penerbang. Tentunya hal ini dapat berdampak pada perekonomian di Kota Batam secara keseluruhan,” kata Kurnia Budi.

Menurutnya, untuk menunjang sekolah penerbang ini sudah terdapat di Master Plan Bandara Hang Nadim, sesuai Keputusan Menteri Perhubungan RI Nomor 47 Tahun 2022 tentang Rencana Induk Bandar Udara Hang Nadim di Kota Batam.

PLN Batam Tegaskan Komitmen Penuhi Kompensasi Pelanggan Pasca Gangguan Kelistrikan Batam–Bintan

“Untuk general aviation terdapat 6,5 Hektar di Bandar Udara Hang Nadim, tentunya dengan luas yang dibutuhkan ini lebih dari cukup,” ujarnya.(agm)

Berita Terbaru



Batam




Kepri




Berita Populer

01

BBM Bersubsidi Kerap Langka di Anambas, Wabup Raja Bayu Desak Pertamina Segera Cari Solusi

02

Fedro Ukir Prestasi Nasional, Bupati Cen: Rentang Kendali Tak Boleh Jadi Penghalang

03

Tak Hanya Menabung, BSI Natuna Kenalkan Investasi Emas Lewat Aplikasi Digital

04

PLN Batam Tegaskan Komitmen Penuhi Kompensasi Pelanggan Pasca Gangguan Kelistrikan Batam–Bintan