Puji Market Day Kuliner Nusantara, Wagub Marlin Dorong Berani Jadi Entrepreneur Sejak Dini

Avatar photo
CITA-CITA BESAR: Wagub Marlin saat meninjau Market Day Kuliner Nusantara, Program Sekolah Penggerak Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), di TK Telkom Batam, Tibanindah, Kecamatan Sekupang, Kamis (26/1/2023). Yang unik, penjualnya adalah anak-anak.

AriraNews.com, Batam – Wakil Gubernur Kepulauan Riau Hj Marlin Agustina, ingin jiwa entrepreneurship tertanam sejak dini. Ini adalah bagian cita-cita besar Marlin dalam mewujudkan kemandirian.

Hal ini ia tegaskan saat meninjau Market Day Kuliner Nusantara, Program Sekolah Penggerak Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), di TK Telkom Batam, Tibanindah, Kecamatan Sekupang, Kamis (26/1/2023).

“Harus berani menjadi seorang entrepreneur. Jangan sia-siakan masa muda. Masalah itu biasa, semua harus dirasakan agar tahu nikmatnya kesuksesan,” jelasnya.

BACA JUGA:  Buaya 4 Meter Muncul di Permukiman Sagulung, Li Claudia Minta Segera Cari dan Dievakuasi

Terkait hal ini, Marlin yang juga Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Batam, sangat mengapresiasi kegiatan ini.

Apalagi Market Day ini selain bertujuan menumbuhkan dan menciptakan interaksi antarkelas, juga dapat memberikan pengalaman yang tidak dapat dilupakan oleh siswa.

Di samping itu, kegiatan ini juga diharapkan meningkatkan soft skill kewirausahaan dan mengimplementasikan pembelajaran kegiatan produksi, distribusi, dan konsumsi.

BACA JUGA:  Silaturahmi di Batam, Abdul Kadir Karding Ingatkan Warga KKSS Kepri Jaga Warisan Leluhur

Hal ini juga dikenal dengan model Project Based Learning (PBL), yakni sebuah model pembelajaran berbasis proyek yang melibatkan siswa untuk merekonstruksi pengetahuan, keterampilan dalam produk nyata.

Selain itu ada praktik memasarkan produknya kepada teman, guru, dan masyarakat sekitar melalui kegiatan pasar yang diselenggarakan.

Adapun menu-menu makanan yang dijual, selain masakan Nusantara, seperti rujak buah, juga ada makanan kekinian, sehingga  menarik perhatian para pembeli, termasuk Wagub Marlin yang tak segan memborong.

BACA JUGA:  Yusfa Hendri Tegas: Pembangunan Sarana Kelurahan Harus Transparan dan Bebas Korupsi

Yang unik, penjualnya adalah anak-anak, dan harga-harga yang dijual pun terjangkau. Anak-anak pun sangat senang dan antusias dengan adanya kegiatan ini. (ski/ara)