AriraNews.com, BATAM – Personel Polsek Batuampar, Bripka Rahmadi berupaya melakukan penyelamatan terhadap seorang ibu rumah tangga yang berniat bunuh diri dengan cara terjun dari balkon lantai dua rumahnya di salah satu perumahan di Tiban Baru, Sekupang, Sabtu (25/12/2021) 19.00 WIB, lalu.
Berawal pada hari Sabtu (25/12/2021) sekira pukul 10.00 WIB, Ketua RT setempat mendapat pesan dari warganya yang berinisial R (45 tahun) mengancam akan bunuh diri bersama anak-anaknya dengan cara meminum sianida. Lalu Ketua RT menghubungi Bhabinkamtibmas, Aipda Indoludin terkait pesan yang diterima. Indoludin bersama piket patroli Polsek Sekupang, Aiptu Dendrawi langsung merespon dan mendatangi TKP. Dari keterangan anak-anaknya menyatakan bahwa ibu mereka berinisial R, sedang mengurung diri di kamar. Kemudian petugas keamanan perumahan diminta untuk terus memantau situasi.

Kemudian pada malam harinya, sekitar jam 19.00 WIB, R kembali mengirim chat melalui WhatsApp kepada Ketua RT, yang isinya foto gelap dari ketinggian dan isi chat tersebut “PAK SAYA MAU TERJUN”. Pada saat itu Ketua RT sedang duduk bersama warganya yang kebetulan juga anggota Polri berdinas di Polsek Batuampar, Bripka Rahmadi, spontan meminta Ketua RT untuk video call dengan R. Dan rupanya R sambil menangis dan mengatakan ia sudah berada di atas atap rumah.
Cepat-cepat, Ketua RT, Bripka Rahmadi dan warga lainnya segera menuju TKP. R sudah berada di atas kanopi garasi dengan ketinggian kurang lebih 5 meter. R pun diminta untuk mengurungkan niatnya untuk melompat. Dengan diam-diam untuk penyelamatan, Bripka Rahmadi bersama security dan satu warga naik ke lantai 2 rumah korban menuju balkon dan keluar ke kanopi mendekati korban sambil membujuk korban untuk tetap diam dan tidak loncat.
Nah, pada saat mendekat Bripka Rahmadi mengalami insiden, jatuh dari kanopi dan mengalami luka robek di kaki kiri lalu dibawa ke RSBP Batam dan mendapatkan penanganan medis luka robek 20 jahitan. Sementara korban berhasil diselamatkan dan percobaan bunuh diri tersebut berhasil digagalkan dan selanjutnya korban diserahkan kepada keluarga.
Kapolresta Barelang KBP Yos Guntur SH, SIK, MH melalui Kapolsek Batu Ampar AKP Salahuddin, SIK mengatakan bahwa dugaan sementara motif ingin melakukan bunuh diri dikarenakan depresi dan ada permasalahan rumah tangga.
“Upaya bunuh diri ini memang dikarenakan depresi, dan upaya terbaik pada pemulihan mental korban yaitu dengan mengembalikan ke pihak keluarga, kami berterimakasih kepada warga Tiban Baru, Sekupang dan sekitarnya yang sangat banyak ingin membantu namun kita bersyukur saudara kita ini dapat selamat ita antarkan kepada keluarganya untuk pembimbingan dan pemulihan mentalnya,” kata Salahuddin.(***)








