Natuna

Cegah Kekosongan Logistik, Bupati Natuna Minta Kemenhub Perpanjang Operasi Tol Laut

AriraNews.com, Natuna — Bupati Natuna, Cen Sui Lan, melakukan koordinasi intensif dengan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Ditjen Hubla) Kementerian Perhubungan, guna membahas keberlanjutan program Tol Laut yang selama ini menjadi urat nadi distribusi logistik ke wilayah perbatasan.

Dalam pertemuan yang digelar pada Senin (27/10/2025), Bupati Cen menyampaikan bahwa pelayaran terakhir Tol Laut tahun 2025 dijadwalkan pada 26 Oktober 2025, sesuai kontrak kerja sama antara Kemenhub dan PT Pelni.

Namun, berdasarkan pola tahun-tahun sebelumnya, pelayaran baru akan kembali beroperasi pada awal Januari tahun berikutnya, sehingga berpotensi menimbulkan kekosongan layanan logistik selama beberapa minggu.

Bupati Cen menyoroti dampak serius jika kekosongan tersebut benar terjadi.

“Jika kekosongan rute itu terjadi, akan berdampak pada kenaikan harga barang dan penurunan ketersediaan logistik yang dapat mengganggu stabilitas ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Ia meminta perhatian khusus dari pemerintah pusat agar transisi antara periode kontrak tidak mengganggu pasokan kebutuhan pokok di wilayah perbatasan seperti Natuna.

Selain itu, kapal Ro-Ro yang biasanya menjadi alternatif transportasi barang dan penumpang dijadwalkan menjalani dok pada Desember 2025, sehingga dikhawatirkan terjadi hambatan ganda dalam distribusi logistik.

Pemerintah daerah pun mengusulkan penyesuaian jadwal atau solusi operasional sementara agar pendistribusian tetap berjalan lancar.

Cen Sui Lan juga menyinggung bahwa penghentian Tol Laut bisa berdampak pada program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang sangat bergantung pada pengiriman bahan pangan melalui jalur laut.

Menanggapi hal tersebut, pihak Ditjen Hubla memastikan akan memperpanjang kontrak Tol Laut hingga 31 Desember 2025 melalui addendum yang telah direview oleh Direktorat Jenderal Anggaran (DJA).
Langkah ini diharapkan menjadi solusi jangka menengah agar distribusi logistik tetap terjaga dan kebutuhan masyarakat tidak terganggu.

Koordinasi lintas lembaga antara Pemkab Natuna, Ditjen Hubla, dan instansi terkait diharapkan dapat menghasilkan kebijakan operasional yang efektif dan berkelanjutan, sehingga program Tol Laut bisa terus berjalan tanpa jeda dan tetap mendukung pembangunan ekonomi di wilayah perbatasan.

“Program Tol Laut menjadi perhatian kami karena merupakan bagian dari visi dan misi membangun Kabupaten Natuna yang lebih baik dalam aspek kesejahteraan masyarakat,” tegas Bupati Cen Sui Lan. (dod)

Dodi

Recent Posts

Sinergi TNI AU dan BRI, Hadirkan Lingkungan Belajar yang Lebih Nyaman bagi Anak Natuna

Ariranews.com, Natuna – Komitmen meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini di Kabupaten Natuna terus diperkuat…

4 jam ago

Bukan Sekadar Hotel, Dao by Dorsett Puteri Cove Hadir Sebagai Rumah Kedua di Waterfront Johor

AriraNews.com, JOHOR BAHRU — Pagi di Puteri Harbour berjalan pelan. Deretan kapal yang bersandar, semilir…

4 jam ago

Satlantas Polres Natuna Siagakan Personel Amankan Pawai Ta’aruf 1 Muharram 1448 H

Ariranews.com, Natuna – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Natuna menggelar apel persiapan pengawalan dan pengamanan…

7 jam ago

Media Gathering BPJS Kesehatan: Peserta JKN Kepri Capai 2 Juta Jiwa Per Juni 2026

AriraNews.com, Batam – BPJS Kesehatan terus memperkuat kolaborasi dengan media massa sebagai mitra strategis dalam…

7 jam ago

Grand Mercure Batam Centre Tawarkan Paket Pernikahan Eksklusif di Wedding Market One Batam Mall 2026

AriraNews.com, BATAM — Grand Mercure Batam Centre menghadirkan program bertajuk “The Grand Wedding Offer” sebagai…

8 jam ago

Sustainability Report 2025: TelkomGroup Perkuat Transformasi Bisnis dan Komitmen ESG

AriraNews.com, Batam - PT PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) resmi menerbitkan Sustainability Report (SR)…

10 jam ago