Natuna

Jelang Imlek dan Ramadan, Karantina Kepri Perketat Pengawasan Kapal di Pelabuhan Penagi  Natuna

AriraNews.com, Natuna – Menjelang Tahun Baru Imlek dan bulan suci Ramadan, arus barang dan penumpang di Pelabuhan Penagi, Natuna, mengalami peningkatan signifikan. Untuk memastikan kelancaran aktivitas pelabuhan sekaligus menjaga keamanan hayati wilayah, Karantina Kepulauan Riau (Kepri) melalui Satuan Pelayanan Natuna memperketat pengawasan terhadap kapal yang bersandar.

Selasa (10/2), petugas Karantina melakukan pemeriksaan terhadap KMP Bahtera Nusantara 01 dan KM Sabuk Nusantara 36. Pengawasan difokuskan pada barang bawaan penumpang serta muatan kapal guna mengantisipasi adanya media pembawa hewan, ikan, dan tumbuhan yang masuk tanpa dilengkapi dokumen kesehatan dari daerah asal.

Langkah ini sesuai dengan Pasal 16 ayat (2) Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan, yang memberikan kewenangan kepada petugas Karantina untuk memasuki dan memeriksa alat angkut, gudang, kade, terminal, hingga ruang keberangkatan dan kedatangan penumpang di Tempat Pemasukan dan Pengeluaran untuk mengetahui ada tidaknya media pembawa yang dimasukkan dan dikeluarkan.

Kepala Karantina Kepri, Hasim menegaskan bahwa pengawasan dilakukan untuk mencegah masuk dan tersebarnya hama serta penyakit karantina yang dapat terbawa melalui komoditas hewan, ikan, tumbuhan, maupun produk turunannya.

“Natuna saat ini berstatus bebas dari Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), Virus Nipah, dan Peste des Petits Ruminants (PPR). Status ini harus kita jaga bersama,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, petugas mendapati sejumlah media pembawa yang telah dilengkapi Sertifikat Kesehatan Karantina dari daerah asal yang diterbitkan oleh Karantina Kalimantan Barat. Tercatat sebanyak 6,8 ton buah-buahan seperti jeruk, nanas, buah naga, melon, pepaya, dan alpukat masuk ke Natuna. Selain itu, terdapat pemasukan udang vaname sebanyak 80 kilogram dari Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat.

Seluruh komoditas dilakukan pemeriksaan administrasi dan fisik untuk memastikan kesesuaian dokumen, jenis, jumlah, serta kondisi kesehatan sebelum diedarkan dan dikonsumsi masyarakat.

“Semua media pembawa hewan, ikan, dan tumbuhan beserta turunannya kami periksa guna memastikan keamanan dan kesehatan masyarakat Natuna tetap terjaga,” tutup Hasim.

Pengawasan intensif ini menjadi wujud komitmen Karantina Kepri dalam menjaga keamanan hayati di perbatasan sekaligus mendukung kelancaran arus logistik menjelang momen hari besar keagamaan. (*/emr)

Redaksi

Recent Posts

Jaga Ekosistem Pesisir, Kejari Natuna Dukung Program Indonesia ASRI

Ariranews.com, Natuna – Upaya menjaga ekosistem pesisir terus digaungkan di wilayah perbatasan. Kejaksaan Negeri Natuna…

24 menit ago

Li Claudia Siapkan Langkah Penataan 60 Pasar di Batam

AriraNews.com, Batam - Pemerintah Kota (Pemko) Batam terus berupaya mewujudkan pasar yang bersih dan tertata,…

4 jam ago

Batam Tuan Rumah Pantun Tiga Serumpun, Amsakar: Perkuat Identitas Budaya Melayu

AriraNews.com, Batam - Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, resmi membuka kegiatan Pantun Tiga Serumpun yang…

4 jam ago

Peresmian Mako Bakamla Zona Barat di Batam, Amsakar: Keamanan Maritim Pendorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah

AriraNews.com, Batam - Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menghadiri peresmian Markas Komando (Mako) Badan Keamanan…

4 jam ago

WFH, Pemko Batam Targetkan Hemat Rp 18 Miliar

AriraNews.com, Batam - Pemerintah Kota (Pemko) Batam menargetkan efisiensi belanja hingga Rp18,1 miliar melalui penerapan…

4 jam ago

ASPPI Bintan–Tanjungpinang Resmi Terbentuk, Siap Genjot Pariwisata Berbasis Digital

AriraNews.com, Batam - Pembentukan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) untuk wilayah…

6 jam ago