Ariranews.com, Natuna – Kolaborasi lintas instansi menggelar kegiatan bakti sosial bersih pantai di kawasan Pantai Sisi, Serasan, Kamis (23/4/2026). Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian terhadap lingkungan pesisir sekaligus implementasi Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah).
Aksi yang melibatkan berbagai unsur pemerintah, TNI-Polri, lembaga vertikal hingga masyarakat tersebut berlangsung penuh semangat gotong royong. Kegiatan dipimpin langsung oleh Komandan Lanud Raden Sadjad, Marsekal Pertama TNI Onesmus Gede Rai Aryadi, S.E., M.M., M.Han., di salah satu ikon pariwisata unggulan di wilayah Serasan.
Turut ambil bagian dalam kegiatan ini di antaranya Lanal Ranai, Kejaksaan Negeri Natuna, Basarnas Natuna, BPN Natuna, BMKG Ranai, RRI Natuna, Pertamina, pihak swasta seperti Adiwana Jelita Sejuba Natuna dan Natuna Dive Resort, Kapolsek Serasan, Babinsa Serasan, personel Pos AL Serasan, para siswa dan guru SMA di Serasan, kepala desa, tokoh masyarakat, serta warga setempat.
Dalam arahannya, Danlanud Raden Sadjad menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melalui Gerakan Indonesia ASRI yang menitikberatkan pada kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Ia menyoroti kondisi pesisir Pantai Sisi yang masih dipenuhi sampah dan material kayu, serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan.
“Lingkungan pantai yang kita lihat saat ini masih banyak terdapat sampah dan kayu. Kalau bukan kita yang menjaga, lalu siapa lagi? Baik bapak-bapak maupun adik-adik yang berada di kawasan ini, semua memiliki tanggung jawab yang sama untuk merawat lingkungan,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa kegiatan bakti sosial ini diharapkan tidak berhenti sebagai seremonial semata, melainkan dapat menjadi gerakan berkelanjutan yang menginspirasi desa-desa lain, khususnya di wilayah pesisir.
“Kami menginisiasi kegiatan ini dengan harapan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan, tidak hanya di sini, tetapi juga di seluruh desa, terutama yppang memiliki wilayah pantai maupun lingkungan lainnya,” tambahnya.
Danlanud RSA juga menegaskan bahwa fokus utama dalam aksi bersih pantai tersebut adalah penanganan sampah plastik yang dinilai sangat berbahaya bagi ekosistem laut.
“Yang paling penting adalah membersihkan sampah plastik, karena sangat merusak dan berdampak terhadap kehidupan ikan di laut,” tegasnya.
Menutup pernyataannya, Marsekal Pertama TNI Onesmus Gede Rai Aryadi berharap kegiatan ini memberikan manfaat luas bagi masyarakat serta membawa nilai keberkahan melalui semangat gotong royong.
“Semoga apa yang kita lakukan ini dapat bermanfaat dan mendapat ridho dari Tuhan Yang Maha Esa untuk kepentingan masyarakat,” pungkasnya.
Kegiatan bakti sosial ini tidak hanya difokuskan pada pembersihan sampah di pesisir pantai, tetapi juga menjadi momentum edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan secara berkelanjutan.
Selain itu, sinergi lintas instansi yang terbangun diharapkan mampu memperkuat kolaborasi dalam berbagai program sosial dan kemanusiaan di wilayah perbatasan Natuna, khususnya di kabupaten Natuna.
(Dod)








