AriraNews.com, Natuna – Pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Natuna nomor urut 02, Wan Siswandi dan Rodhial Huda (WS-RH), kembali menyapa masyarakat dalam kampanye di Desa Binjai, Kecamatan Bunguran Barat, Selasa (29/10/2024).
Pada kesempatan ini, Wan Siswandi menegaskan komitmen mereka untuk memprioritaskan perbaikan jalan utama yang menghubungkan Desa Binjai dengan Harapan Jaya, guna meningkatkan mobilitas dan kesejahteraan masyarakat setempat.
“Selama ini, kami sudah membangun beberapa fasilitas di Desa Binjai, seperti jalan desa, ruang tunggu, dan area parkir di Pelabuhan Binjai,” ungkapnya.

Dalam orasinya, Wan Siswandi memaparkan sejumlah program yang telah terlaksana selama menjabat sebagai Bupati Natuna. Meski banyak proyek berhasil diwujudkan, ia mengakui masih ada program-program yang tertunda, sehingga memotivasi mereka untuk melanjutkan pembangunan di periode kedua.
“Namun, kami masih memiliki komitmen untuk menyelesaikan yang tertunda, salah satunya perbaikan jalan penghubung Binjai-Harapan Jaya,” tambah Wan Siswandi.
Jalan Binjai – Harapan Jaya merupakan akses vital yang menghubungkan masyarakat untuk keperluan ekonomi, pendidikan, hingga kesehatan. Kondisi jalan yang rusak selama bertahun-tahun menjadi keluhan utama warga karena menghambat mobilitas dan aktivitas sehari-hari.
“Kami menjadikan perbaikan jalan ini sebagai prioritas utama. Dengan infrastruktur yang lebih baik, aktivitas warga akan lebih lancar dan potensi ekonomi desa dapat berkembang,” tegasnya.
Pada kampanye tersebut, Wan Siswandi turut mengajak masyarakat Desa Binjai untuk menjaga fasilitas umum agar dapat bertahan lama dan dinikmati oleh semua warga. Selain infrastruktur jalan, WS-RH juga merencanakan peningkatan layanan kesehatan dan pendidikan di wilayah Desa Binjai dan sekitarnya, sejalan dengan visi mereka dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Natuna.
Antusiasme warga Desa Binjai terlihat dari sambutan hangat mereka atas program yang ditawarkan pasangan WS-RH. Warga berharap proyek perbaikan jalan ini segera terwujud, mengingat kondisi jalan yang selama ini menyulitkan mobilitas mereka. (dod)








