Marlin Tradisikan Berpikir Positif, Fokus & Berbuat Lebih Banyak Membangun Kepri

Avatar photo

Ariranews.com: DALAM setiap kesempatan, Hj Marlin Agustina selalu menjelaskan tujuan maju sebagai Wakil Gubernur Kepri mendampingi Calon Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, semata karena ingin berbuat lebih banyak lagi.

“Kepri harus makmur merata, ibu-ibu dan kaum wanita-nya pun harus lebih berdaulat. Tentu saja, anak-anak juga harus mendapatkan perhatian,” jelasnya dalam sebuah pertemuan belum lama ini.

Hal ini tak terlalu sulit diwujudkan bagi istri Walikota Batam H Muhammad Rudi (non aktif) ini. Sebab, selama ini Marlin sudah sukses memimpin berbagai organisasi kewanitaan.

BACA JUGA:   Peringati Hari Nelayan Nasional, HARRIS Resort Barelang Batam Undang Nelayan Buka Puasa Bersama

Seperti di Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Batam, Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Batam, Lembaga Seni Kasidah (Laski) Batam, PKK Kota Batam, juga Bunda Paud Kota Batam.



Marlin juga sudah banyak membina organisasi, pengrajin, UMKM dan lain sebagainya. Bahkan sudah menciptakan Batik Batam atau yang lebih dikenal dengan nama Batik Marlin.

“Setelah sukses di Batam, saya ingin berbuat lebih banyak lagi untuk Kepri. Saya ingin kaum ibu lebih maju dan cerdas,” tambahnya.

BACA JUGA:   Best Western Premier Panbil Gelar Nobar Final Liga Champion, Pesan Tiketnya di Sini

Semangat, optimisme, dan kejujuran terhadap diri sendiri inilah yang menjadi landasan semangat yang terus dipupuk Marlin dalam membangun tanah kelahirannya ini.

Terkait kampanye hitam yang selalu diarahkan padanya, Marlin menyikapinya dengan sabar.

“Hujatan tak usah dibalas. Cukup doakan saja. Kita harus tatap berpikir positif dan terbuka agar bisa mencurahkan segenap tenaga membangun Kepri,” ujarnya bijaksana.

BACA JUGA:   Akun Facebook Palsu Atasnamakan Gubernur Kepri, Plt Karo Humpro: Kita akan Laporkan ke Pihak Berwajib

Marlin hanya mengajak masyarakat Kepri dan Batam, khususnya kaum ibu untuk cerdas dalam memilih calon pemimpin. Jadi bukan pemilih yang pragmatis atau pemilih yang konvensional.

“Pemilih cerdas itu memilih berdasarkan pertimbangan-pertimbangan rasional yang didasarkan pada apa yang menjadi visi, misi dan program yang diusung calon kepala daerah,” jelasnya. (***)


Foto: dokumentasi saat Hj Marlin Agustina bersama pendukungnya.