Tekan Angka Stunting, Dinas PUPR Karimun Salurkan Daging Kurban Khusus ke Dua Kelurahan Terdampak

KARIMUN, ariranews.com– Semangat berbagi di Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah / Tahun 2026 Masehi oleh jajaran Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Karimun memiliki makna istimewa tahun ini. Selain sebagai wujud ibadah, penyaluran daging kurban yang dikumpulkan secara gotong royong ditujukan secara khusus untuk membantu pemenuhan gizi warga di dua kelurahan yang tercatat memiliki angka kasus stunting cukup tinggi.

Kegiatan yang sudah berlangsung secara rutin selama delapan tahun berturut-turut ini berpusat di halaman Kantor Dinas PUPR Karimun, dengan hewan kurban berupa tiga ekor sapi besar dan satu ekor kambing. Keunikan terlihat dari satu ekor kambing yang dikurbankan, murni terkumpul dari sumbangan sukarela seluruh pegawai yang hanya menyisihkan Rp300 per orang setiap bulan selama satu tahun penuh.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Karimun, Ir. Raja Machrizal, menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial belaka, melainkan cerminan persatuan dan kepedulian aparatur negara terhadap kondisi masyarakat.

BACA JUGA:  Batam Jadi Tuan Rumah Dua Kejuaraan Dunia FIBA 3x3, Ribuan Wisatawan Diprediksi Datang

“Alhamdulillah, ini sudah tahun kedelapan kami laksanakan secara berkelanjutan. Satu ekor kambing yang ada di sini hasil tabungan bersama: Rp300 rupiah per orang setiap bulan, dikumpulkan setahun terkumpul Rp3,6 juta. Itulah bukti bahwa kebaikan bisa dimulai dari hal kecil namun dilakukan bersama-sama,” ungkap Raja Machrizal usai penyembelihan hewan kurban dihalaman kantornya pada (28/5/2026) Pagi.

“Tujuan penyalurannya pun kami tentukan berdasarkan data kesehatan. Daging ini akan kami sampaikan langsung ke warga Kelurahan Sungai Lakam Barat dan Kelurahan Sungai Pasir. Kami ingin berperan nyata membantu pemenuhan asupan gizi, ikut serta menekan angka stunting di sana. Sebagian juga dibagikan kepada warga sekitar kantor yang membutuhkan,” tambahnya.

Ia juga menegaskan, pintu partisipasi tetap terbuka lebar bagi siapa saja yang ingin bergotong royong menyalurkan bantuan melalui instansinya demi kebaikan bersama.

Kegiatan ini turut disaksikan langsung oleh Bupati Karimun, Ir. H. Iskandarsyah, didampingi Sekretaris Daerah Junaidi serta Anggota DPRD Kabupaten Karimun Muhammad Firdaus. Bupati memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif yang mengaitkan ibadah dengan penyelesaian masalah pembangunan masyarakat.

BACA JUGA:  Batam Jadi Tuan Rumah Dua Kejuaraan Dunia FIBA 3x3, Ribuan Wisatawan Diprediksi Datang

“Ini kebiasaan yang sangat mulia, patut dicontoh, dan wajib terus dilestarikan. Menunjukkan bahwa jajaran PUPR tidak hanya membangun jalan, jembatan, atau saluran air, tetapi juga membangun kepedulian sosial dan kemanusiaan,” ujar Bupati Iskandarsyah.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga memaparkan gambaran semangat berkurban masyarakat Karimun secara keseluruhan. Berdasarkan data Dinas Pangan dan Pertanian, tercatat sedikitnya 540 ekor sapi dikurbankan secara resmi—belum termasuk yang dilaksanakan secara perorangan—sehingga perkiraan total bisa mencapai 600 ekor. Sementara jumlah kambing berkisar antara 600 hingga 700 ekor.

Bupati juga mengingatkan makna mendasar serta aturan pembagian daging kurban menurut pandangan agama yang dianut mayoritas masyarakat setempat.

“Menurut Mazhab Syafi’i yang kita anut, berkurban adalah sunnah yang sangat dianjurkan bagi yang mampu. Intinya adalah wujud rasa syukur atas nikmat Allah SWT. Ada aturan pembagian yang baik: sepertiga boleh dinikmati keluarga sendiri, namun dua pertiga bagian wajib disampaikan kepada mereka yang kurang mampu. Itu hak mereka yang harus kita sampaikan,” pesannya.

BACA JUGA:  Batam Jadi Tuan Rumah Dua Kejuaraan Dunia FIBA 3x3, Ribuan Wisatawan Diprediksi Datang

Bupati turut berbagi pengalaman penyaluran bantuan kurban dari Pemerintah Pusat yang diterima daerah berupa dua ekor sapi seberat total satu ton, yang telah ia antarkan langsung hingga ke Kecamatan Moro, tepatnya di Masjid Baiturrahman, agar bantuan tepat sampai ke tangan warga di wilayah kepulauan terluar.

Suasana haru dan kebersamaan kian menguat saat kumandang takbir menggema seiring berjalannya proses penyembelihan dan pemotongan hewan kurban. Harapannya, potongan daging yang disalurkan bukan sekadar hidangan lezat, melainkan berkah yang menyehatkan tubuh sekaligus bukti nyata kehadiran pemerintah yang dekat, peduli, dan hadir menyelesaikan kebutuhan dasar warga Karimun.

 *Nichita Bella