Natuna  

SAR Natuna Perkuat Sinergi Navigasi Penerbangan Bersama Perum LPPNPI Tanjungpinang

Suasana saat pertemuan.

AriraNews.com, Natuna — Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Natuna menerima kunjungan kerja General Manager Perum LPPNPI (AirNav Indonesia) Cabang Tanjungpinang, Agung Dwi Hanggoro, dalam rangka memperkuat kolaborasi layanan Search and Rescue serta navigasi penerbangan di wilayah perbatasan, Rabu (26/11/2025).

Kunjungan ini menjadi tindak lanjut dari penandatanganan Letters of Coordination Agreement (LOCA) tentang Alerting Service antara Kantor SAR Natuna dan Perum LPPNPI Cabang Tanjungpinang yang dilaksanakan pada Oktober 2024.

BACA JUGA:   Perkuat Pertahanan Udara Natuna, Denhanud 477 Kopasgat Terima Tiga Unit Kendaraan Ransus P6 ATAV Missile Launcher

Kepala Kantor SAR Natuna, Abdul Rahman, mengatakan bahwa sinergi kedua lembaga sangat vital mengingat wilayah udara Natuna dan Kepulauan Anambas merupakan salah satu jalur penerbangan internasional yang sibuk.

“Kantor SAR Natuna berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan Search and Rescue di wilayah Natuna dan Kepulauan Anambas. Kerja sama dengan Perum LPPNPI menjadi sangat penting, terutama dalam penanganan sinyal marabahaya atau distress alert,” ujar Abdul Rahman.


BACA JUGA:   PWI Natuna Ikut Kawal Demokrasi, Hadiri Diskusi Bawaslu Pasca Putusan MK

Ia menambahkan bahwa peningkatan koordinasi diperlukan untuk mempercepat respons terhadap kondisi darurat penerbangan, sekaligus menjamin keselamatan pengguna ruang udara di kawasan tersebut.

Abdul Rahman juga menyampaikan apresiasi atas kunjungan manajemen AirNav Tanjungpinang dan berharap kerja sama yang telah berjalan dapat terus diperkuat.

“Kami berharap sinergitas ini semakin kokoh dan memberikan manfaat besar bagi keselamatan penerbangan serta masyarakat di wilayah Natuna dan Anambas,” tambahnya.

BACA JUGA:   Sagu Hati untuk Pahlawan Sunyi: Komitmen WSRH Dukung Guru Ngaji di Natuna

Kunjungan tersebut diharapkan menjadi momentum memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pelayanan SAR dan navigasi penerbangan, khususnya di wilayah perbatasan yang memiliki tingkat kerawanan tinggi dan mobilitas udara yang padat. (Dod)