DPRD Batam

Anggota DPRD Batam, Anwar Anas Soroti Maraknya Narkoba di Kepri: Jangan Sampai Dianggap Biasa

AriraNews.com, BATAM – Anggota DPRD Kota Batam, Anwar Anas merespons banyaknya pengungkapan kasus narkoba dalam beberapa pekan terakhir di wilayah Kepulauan Riau (Kepri).

Politisi Gerindra tersebut menyebut situasi ini sebagai “alarm sosial” yang harus segera ditangani secara terkoordinasi dan menyeluruh.

“Peredaran narkoba di wilayah kita sudah sangat mengkhawatirkan. Jangan sampai kita menjadi kebal dan menganggap ini biasa. Ini sudah darurat,” kata Anwar, Selasa (27/5/2025).

Diketahui belakang sejumlah kasus besar berhasil diungkap aparat penegak hukum, mulai dari penangkapan kapal yang membawa narkoba seberat 2 ton lebih di perairan Karimun, oleh Lantamal IV Batam dan terakhir ditangkapnya kapal KM Sea Golden Terawa yang membawa narkoba juga seberat kurang lebih 2 ton oleh tim gabungan BNN, Bea Cukai, serta TNI, Polri.

Menurut Anwar, posisi geografis Kepri yang berbatasan langsung dengan negara tetangga membuat wilayah ini sangat rawan menjadi jalur masuk narkoba jaringan internasional.

Ia mendesak adanya pengawasan yang lebih ketat di titik-titik rawan, seperti pelabuhan kecil dan jalur laut tidak resmi.

“Pengawasan di pelabuhan tikus harus diperketat, dan sinergi antara aparat seperti Polri, BNN, Bea Cukai, dan TNI harus ditingkatkan. Tidak bisa bekerja sendiri-sendiri,” tegasnya.

Anggota DPRD Batam yang terpilih melalui Dapil III tersebut menekankan bahwa penindakan saja tidak cukup. Ia menyerukan pendekatan yang lebih komprehensif, termasuk edukasi dan pencegahan berbasis komunitas.

“Kita perlu gerakan bersama. Masyarakat harus diberdayakan. Mulai dari sekolah, masjid, gereja, hingga rumah tangga, semua harus dilibatkan dalam perang melawan narkoba,” ujarnya.

Anwar juga mengapresiasi langkah aparat yang rutin melakukan razia di lembaga pemasyarakatan, seperti razia gabungan di Rutan Batam pada 15 Mei lalu yang bertujuan mencegah peredaran narkoba dari balik jeruji.

“Narkoba adalah ancaman nyata bagi masa depan Batam dan Kepri. Kita harus bertindak sekarang, atau bersiap menghadapi generasi yang hancur karena kita lalai,” katanya. (ara)

Redaksi

Recent Posts

Peringati Hari Kartini, Srikandi SAR Natuna Edukasi Pelajar soal Keselamatan

Ariranews.com, Natuna – Memperingati Hari Kartini Tahun 2026, Srikandi Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Natuna…

22 menit ago

Rayakan HUT ke-80 TNI AU, Lanud RSA Perkuat Soliditas Lewat Lomba Mancing

Ariranews.com, Natuna – Dalam rangka merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 TNI Angkatan Udara, Pangkalan…

5 jam ago

Aspirasi Nelayan Menguat, Marzuki Usulkan Penambahan BBM Subsidi

Ariranews.com, Natuna – Aspirasi nelayan di wilayah perbatasan kian menguat terkait keterbatasan bahan bakar minyak…

7 jam ago

Warga RW 13 Pancur Baru Harap Perbaikan Jalan dan Drainase Saat Reses, Taba Iskandar Siap Perjuangkan Aspirasi Masyarakat

AriraNews.com, Batam - Ratusan warga RW 13 Pancur Baru, Kelurahan Duriangkang, Kecamatan Sei Beduk, Kota…

15 jam ago

Pengesahan Ranperda LAM Batam Tunggu Fasilitasi Gubernur Kepri

AriraNews.com, Batam - Upaya pengesahan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Lembaga Adat Melayu (LAM) di…

23 jam ago

Li Claudia Minta Sinkronisasi Data Kependudukan Dioptimalkan

AriraNews.com, BATAM - Pemerintah Kota Batam terus mengakselerasi pembenahan data kependudukan sebagai fondasi utama dalam…

23 jam ago