Rozi Juhendra Kembali Pimpin Jujitsu Kepri, Janji Tingkatkan Prestasi

Avatar photo
Rozi Juhendra kembali dipercaya memimpin Jujitsu Kepri hingga 2029.

Ariranews.com, BATAM — Musyawarah Provinsi (Musprov) II Jujitsu Indonesia Kepulauan Riau (Kepri) resmi digelar di Hotel Aston Batam, Sabtu (23/8). Agenda utama pertemuan ini adalah penyampaian laporan kerja Pengurus Provinsi (Pengprov) Jujitsu Kepri periode 2021–2025, sekaligus pemilihan ketua umum baru untuk masa bakti 2025–2029.

Hasilnya, Rozi Juhendra kembali terpilih secara aklamasi untuk memimpin organisasi selama empat tahun ke depan.

“Alhamdulillah, Musprov berjalan lancar dan sah. Rozi Juhendra kembali dipercaya memimpin Jujitsu Kepri hingga 2029,” ujar Wakil Ketua Umum I PB Jujitsu Indonesia (PBJI), Mahesa Arba, yang hadir langsung di Batam.

Rozi Juhendra (enam dari kanan) kembali dipercaya memimpin Jujitsu Kepri hingga 2029.

Menurut Mahesa, Rozi dinilai berhasil membawa Jujitsu Kepri tampil gemilang meski menghadapi keterbatasan dana pembinaan dari pemerintah daerah. Bahkan, kata dia, keberadaan atlet-atlet Jujitsu Kepri kini menjadi ancaman serius bagi provinsi besar seperti Jawa Timur, Jawa Barat, dan DKI Jakarta.

BACA JUGA:  Polresta Barelang Musnahkan 1.931 Vape Mengandung Narkoba

“Di kancah nasional, Kepri bisa menghentak. Rozi bersama timnya terbukti mampu mengangkat nama Kepri,” tambah Mahesa.

Bukti Prestasi dan Kepemimpinan Solid

Musprov II dibuka oleh Wakil Ketua Umum IV KONI Kepri, Abdul Razak. Dalam sambutannya, Razak memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja Rozi. Ia menyebut, di bawah kepemimpinan Rozi, Jujitsu Kepri berhasil meraih satu medali perak dan satu perunggu di PON XXI/2024 Aceh-Sumut.

“Kita tahu, cabang bela diri sangat kompetitif. Tapi Rozi mampu membawa Jujitsu Kepri menorehkan prestasi nasional,” kata Razak.

BACA JUGA:  Tingkatkan Kinerja Layanan dan Tata Kelola, RSBP Batam Studi Banding ke RS dr. Soepraoen Malang

Ia juga mengakui bahwa Rozi mampu menjalankan organisasi secara profesional, bahkan saat dana hibah dari KONI Kepri sangat terbatas. Razak menyoroti bagaimana Musprov bisa terselenggara dengan baik di Hotel Aston meskipun belum ada bantuan dana dari KONI Kepri tahun ini.

“Jujitsu Kepri belum menerima bantuan anggaran sepeser pun. Tapi Rozi tetap bisa menggelar Musprov secara berkelas. Ini bukti kepemimpinan yang mandiri dan visioner,” ujar Razak.

Langkah ke Depan: Menuju PON Beladiri Kudus

Ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan, Robi Perdana, menyatakan pemilihan ketua umum sudah melalui tahapan sesuai aturan. “Rozi terpilih secara aklamasi dengan dukungan dari empat pengurus kabupaten/kota,” jelasnya.

Menanggapi kepercayaan yang kembali diberikan kepadanya, Rozi menyampaikan komitmennya untuk terus mengembangkan prestasi Jujitsu Kepri. Ia menyebut akan menjalin sinergi dengan PBJI pusat, pengurus daerah, serta semua klub dan perguruan yang ada di Kepri.

BACA JUGA:  Batam Percepat Digitalisasi Pembayaran Pajak dan Retribusi untuk Tingkatkan PAD

“Tugas terdekat kita adalah menyukseskan PON Beladiri di Kudus, Oktober mendatang,” tegas Rozi.

Ia juga memastikan bahwa atlet Jujitsu Kepri yang meraih medali di PON XXI telah menerima bonus penuh dari Pemprov Kepri, tanpa potongan. “Ini bentuk apresiasi luar biasa, dan semoga menjadi semangat tambahan bagi para atlet,” ujarnya.

Meski menghadapi keterbatasan, Rozi optimistis Jujitsu Kepri akan tetap berkelas dan berkualitas. “Prestasi akan lahir dari semangat dan komitmen, bukan hanya dari anggaran,” tutupnya. (rzi/ara)