Warga Pasar Induk Jodoh Batam Meninggal Karena Sakit, Pembongkaran Pasar Dihentikan

Avatar photo

Ariranews.com, Batam – Salah seorang warga yang tinggal di bekas bangunan Pasar Induk Jodoh, Batam, meninggal saat proses pembongkaran pasar, Senin (26/7/2021) siang. Warga yang diketahui bernama Friska boru Ginting tersebut alami sakit.

Kasatpol PP Batam, Salim mengatakan turut berbelasungkawa atas meninggalnya salah seorang warga tersebut. Sehingga kata Salim, proses pembongkaran bangunan pasar dihentikan sementara waktu.

BACA JUGA:  Buruh Batam Rayakan May Day 2026 dengan Aksi Nyata dan Pesan Persatuan

“Untuk kelanjutan pembongkaran lihat kondisi dulu. Saat ini warga di sana kan sedang berduka, tak mungkin kita lanjutkan pembongkaran,” kata Salim.

Ditegaskan Salim, meninggalnya salah seorang warga tersebut tak ada kaitannya dengan proses pembongkaran. Bahkan petugas kesehatan yang disiapkan di lokasi sudah berusaha memberikan pertolongan, namun tak mendapatkan izin dari keluarga yang ada saat itu.

BACA JUGA:  BP Batam Percepat Layanan Izin Lingkungan Jadi 29 Hari

“Meninggal gak ada kaitan dengan kegiatan. Yang betangkutan memang sakit. Tim sudah menawarkan untuk dibawa ke rumah sakit. Tapi pihak keluarga tak bersedia. Padahal, ambulans sudah di lokasi,” kata Salim.

Meski demikian kata Salim, pihaknya turut berbelasungkawa atas meninggalnya salah seorang warga tersebut. Pemko Batam ungkapnya akan membantu proses pemakaman warga tersebut.

BACA JUGA:  Wagub Nyanyang Buka International Jazz Day 2026, Angkat Batam ke Kancah Dunia

“Kita akan segera temui keluarga,” kata Salim.(emr)