Ekonomi

BI Kepri: Konsumsi Rumah Tangga Perlu Ditingkatkan untuk Perkuat Pertumbuhan Ekonomi

AriraNews.com, Batam – Bank Indonesia (BI) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mendorong peningkatan konsumsi rumah tangga sebagai salah satu upaya menjaga momentum pertumbuhan ekonomi daerah. Pasalnya, masih terdapat ruang untuk meningkatkan belanja masyarakat di tengah pertumbuhan ekonomi Kepri yang sudah mencapai 7,04 persen, sementara pertumbuhan konsumsi rumah tangga baru berada di angka 4,62 persen.

Kepala Perwakilan BI Kepri, Rony Widijarto, mengatakan secara nasional pertumbuhan ekonomi sebesar 5,61 persen diikuti pertumbuhan konsumsi rumah tangga sebesar 5,52 persen. Sementara di Kepri, selisih antara pertumbuhan ekonomi dan konsumsi rumah tangga masih cukup lebar sehingga perlu didorong agar manfaat pertumbuhan ekonomi semakin dirasakan masyarakat.

“Masih ada ruang untuk meningkatkan konsumsi rumah tangga. Ini menjadi salah satu fokus agar pertumbuhan ekonomi lebih berkualitas dan merata,” ujar Rony dalam agenda Bincang Bareng Media (BBM) di Ruang Raja Ali Haji, Lantai 2 Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Riau, Batam, Kamis (26/6/2026).

Menurut Rony, salah satu langkah yang ditempuh adalah memperkuat sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). BI terus mendorong keterhubungan UMKM dengan sektor industri agar produk lokal memiliki pasar yang lebih luas dan mampu meningkatkan pendapatan masyarakat.

Selain itu, sektor pariwisata dan industri kreatif juga menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru yang terus didorong. Potensi wisatawan mancanegara yang datang ke Kepri dinilai harus dimanfaatkan dengan mengembangkan berbagai destinasi wisata, kuliner, serta produk unggulan di setiap kabupaten dan kota.

Di tengah tantangan ekonomi global, BI juga terus mencermati perkembangan yang dapat memengaruhi perekonomian daerah, termasuk dampak konflik di Timur Tengah terhadap harga energi dunia. Menurutnya, upaya perdamaian di kawasan tersebut diharapkan dapat menekan gejolak harga energi yang berpotensi memengaruhi inflasi dan aktivitas ekonomi.

Meski menghadapi berbagai tantangan, perekonomian Kepri pada Triwulan I 2026 tetap tumbuh kuat sebesar 7,04 persen (year on year), lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,61 persen dan menjadi yang tertinggi di Sumatera.

Pertumbuhan tersebut didukung oleh sektor industri pengolahan, pertambangan, konstruksi, dan perdagangan. Dari sisi pengeluaran, investasi, ekspor bersih, dan konsumsi rumah tangga masih menjadi penopang utama perekonomian daerah.

BI memperkirakan pertumbuhan ekonomi Kepri sepanjang 2026 berada pada kisaran 6,0–6,8 persen. Perlambatan dibandingkan tahun sebelumnya dinilai sebagai hal yang normal akibat normalisasi kinerja sektor pertambangan setelah mencatat pertumbuhan tinggi pada tahun lalu.

Di sisi lain, stabilitas ekonomi Kepri tetap terjaga. Hingga April 2026, penyaluran kredit perbankan mencapai Rp105,42 triliun atau tumbuh 23,86 persen secara tahunan, sedangkan Dana Pihak Ketiga (DPK) meningkat menjadi Rp107,08 triliun atau tumbuh 15,54 persen. Risiko kredit juga tetap rendah dengan rasio kredit bermasalah (NPL) sebesar 1,14 persen.

Sementara itu, inflasi tahunan Kepri pada Mei 2026 tercatat sebesar 3,92 persen. BI optimistis inflasi sepanjang tahun tetap berada dalam sasaran nasional sebesar 2,5±1 persen melalui penguatan sinergi bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).

Ke depan, BI Kepri akan terus memperkuat stabilisasi nilai tukar rupiah, menjaga inflasi tetap terkendali, memperluas digitalisasi sistem pembayaran melalui QRIS, serta mengakselerasi pengembangan UMKM, pariwisata, dan industri kreatif agar menjadi motor pertumbuhan ekonomi baru yang lebih inklusif dan berkelanjutan.(emr)

Redaksi

Recent Posts

Natuna Siapkan POPDA XI Kepri 2028, Pemkab Usulkan Pembangunan Fasilitas Aquatik ke Pemerintah Pusat

Jakarta,Ariranews.com— Pemerintah Kabupaten Natuna mulai mematangkan persiapan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA)…

5 jam ago

Rumah Pengrajin Tekat Encek Zulaika dan Tenun Lingga, Membawa Warisan Budaya ke Pasar Mancanegara

AriraNews.com, LINGGA — Dari sebuah rumah sederhana di Kampung Tembaga, kawasan Masjid Sultan Lingga, Kabupaten…

6 jam ago

Wara Lanud RSA Natuna Dibekali Hadapi Transformasi Organisasi dan Tantangan Era Digital

Natuna, Ariranews.com – Wanita TNI Angkatan Udara (Wara) Lanud Raden Sadjad (RSA) Natuna mendapat pembekalan…

6 jam ago

Sensus Ekonomi 2026, Warga Batam Diminta Tak Khawatir Berikan Data kepada Petugas

AriraNews.com, Batam - Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang diselenggarakan…

10 jam ago

Polsek Jemaja Selesaikan Kasus Pemukulan Pemain Sepak Bola Desa Impol melalui Restorative Justice

AriraNews.com, ANAMBAS – Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Anambas melalui Polsek Jemaja menyelesaikan persoalan pemukulan salah…

10 jam ago

Persoalan di Pertandingan Bola Kecamatan Jemaja Diselesaikan dengan Kekeluargaan

AriraNews.com, ANAMBAS – Persoalan yang sempat mewarnai pertandingan sepak bola di Kecamatan Jemaja akhirnya berujung…

10 jam ago