Anambas

Persoalan di Pertandingan Bola Kecamatan Jemaja Diselesaikan dengan Kekeluargaan

AriraNews.com, ANAMBAS – Persoalan yang sempat mewarnai pertandingan sepak bola di Kecamatan Jemaja akhirnya berujung damai. Penyelesaian tersebut ditempuh melalui pendekatan restorative justice (RJ) yang difasilitasi oleh Kepolisian Sektor (Polsek) Jemaja.

‎Langkah tersebut mendapat apresiasi dari Kepala Desa Impol, Yurnalis. Ia menilai, keterlibatan Polsek Jemaja dalam memediasi pihak-pihak yang terlibat menjadi bagian penting sehingga persoalan tidak berkembang dan dapat diselesaikan secara kekeluargaan.

‎Yurnalis menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran Polsek Jemaja yang telah mengambil langkah untuk mempertemukan serta memediasi pihak yang berselisih.

‎Menurutnya, penyelesaian secara RJ menjadi pilihan yang tepat karena selain menyelesaikan persoalan, langkah tersebut juga dapat menjaga hubungan baik antarpihak dan menciptakan suasana yang tetap kondusif di tengah masyarakat.

‎“Kami sangat mengapresiasi tindakan restorative justice yang dilakukan oleh Polsek Jemaja. Semua ini tidak akan bisa selesai tanpa adanya bantuan dari pihak Polsek Jemaja,” ujar Yurnalis.

‎Ia mengatakan, Pemerintah Desa Impol menyambut baik proses penyelesaian yang dilakukan kepolisian. Bagi Yurnalis, yang terpenting dari persoalan tersebut adalah bagaimana masalah dapat diselesaikan tanpa menimbulkan persoalan baru di tengah masyarakat.

‎“Dengan adanya mediasi dari pihak Polsek Jemaja, persoalan ini akhirnya bisa diselesaikan dengan baik. Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan dan upaya yang telah dilakukan,” katanya.

‎Yurnalis juga berharap kejadian tersebut menjadi pelajaran bagi seluruh pihak, khususnya para pemain, tim, maupun penonton pertandingan sepak bola agar tetap mengedepankan sportivitas dan menjaga emosi selama pertandingan berlangsung.

‎Ia mengingatkan bahwa turnamen sepak bola yang digelar dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tersebut pada dasarnya merupakan ajang olahraga, hiburan sekaligus mempererat silaturahmi masyarakat.

‎“Kita berharap ke depan tidak ada lagi kejadian seperti ini. Mari sama-sama menjaga sportivitas dan keamanan, karena pertandingan ini adalah untuk hiburan dan mempererat silaturahmi masyarakat,” pungkasnya.

‎Dengan penyelesaian melalui pendekatan restorative justice tersebut, diharapkan persoalan dapat benar-benar berakhir dan seluruh pihak kembali menjalankan aktivitas seperti biasa dengan suasana yang aman, damai dan kondusif. (bbg)

Redaksi

Recent Posts

Sensus Ekonomi 2026, Warga Batam Diminta Tak Khawatir Berikan Data kepada Petugas

AriraNews.com, Batam - Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang diselenggarakan…

58 menit ago

Polsek Jemaja Selesaikan Kasus Pemukulan Pemain Sepak Bola Desa Impol melalui Restorative Justice

AriraNews.com, ANAMBAS – Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Anambas melalui Polsek Jemaja menyelesaikan persoalan pemukulan salah…

1 jam ago

Syahbandar Tegaskan Tak Ada Larangan Muat di Pelabuhan Kuala Maras

AriraNews.com, ‎ANAMBAS – Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas II Tarempa,…

2 jam ago

Uang SKR di Museum Linggam Cahaya, Mata Uang Kepulauan Riau yang Bisa “Melipat” Sendiri

AriraNews.com, LINGGA — Bukan sulap, bukan sihir. Selembar uang lama yang diletakkan di atas telapak…

5 jam ago

Facial Wajah di Premium Dermalove Batam: Rahasia Kulit Bersih, Sehat, dan Glowing dengan Penanganan Profesional

AriraNews.com, Batam - Di tengah aktivitas sehari-hari, kulit wajah terus terpapar debu, polusi, sinar UV,…

8 jam ago

Kemenko Polkam, BSSN, dan Telkom Perkuat Kolaborasi Nasional Hadapi Ancaman Era Komputasi Kuantum

AriraNews.com, Jakarta - Pemerintah mulai mempercepat langkah antisipasi menghadapi potensi ancaman keamanan siber seiring perkembangan…

8 jam ago