Ketua DPRD Kota Batam Tuntaskan Kursus Pimpinan Daerah Lemhanas

Avatar photo
Ketua DPRD Kota Batam, H. Muhammad Kamaluddin, menuntaskan Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah yang diikuti oleh para Ketua DPRD se-Indonesia. Kegiatan dalam bentuk retret tersebut diselenggarakan oleh Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) Republik Indonesia pada 15 hingga 19 April di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah.

AriraNews.com, Batam – Ketua DPRD Kota Batam, H. Muhammad Kamaluddin, menuntaskan Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah yang diikuti oleh para Ketua DPRD se-Indonesia. Kegiatan dalam bentuk retret tersebut diselenggarakan oleh Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) Republik Indonesia pada 15 hingga 19 April di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah.

Kegiatan yang diikuti sekitar 500 pimpinan DPRD provinsi dan kabupaten/kota se-Indonesia ini secara resmi ditutup oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, pada akhir pekan lalu.

BACA JUGA:  Rempang Eco City, 242 KK Tempati Hunian Baru Layak Huni

Dalam keterangannya, Muhammad Kamaluddin mengapresiasi pelaksanaan pelatihan tersebut dan mengaku memperoleh banyak hal positif selama mengikuti pelatihan.

Ketua DPRD Kota Batam, H. Muhammad Kamaluddin (kanan) bersama Ketua DPRD Kepri, Iman Sutiawan (tengah), saat menjalani retret yang diselenggarakan oleh Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) Republik Indonesia pada 15 hingga 19 April di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah.

Menurutnya, selain meningkatkan kedisiplinan, kegiatan ini juga memperkuat wawasan kebangsaan serta membahas berbagai isu strategis yang berkaitan dengan kepentingan nasional dan menjadi masukan penting dalam merumuskan kebijakan di daerah.

“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Presiden yang telah memberikan pengarahan pada saat penutupan. Banyak hal-hal strategis dibahas dalam rangka kepentingan nasional, terutama dalam mewujudkan Asta Cita menuju Indonesia Emas,” ungkap Kamaluddin.

BACA JUGA:  Pesan Pimpinan DPRD Batam di Peringatan Hardiknas Tingkat Kota Batam Tahun 2026

Beliau juga menambahkan bahwa isu-isu global turut menjadi perhatian serius dalam pelatihan tersebut, termasuk bagaimana posisi Indonesia di tengah dinamika dunia.

“Materi pelatihan ini menjadi masukan penting bagi kita untuk menjadi pertimbangan dalam merumuskan berbagai kebijakan strategis di daerah,” tutupnya.(rls/emr)