Natuna  

Puluhan Ton Produk Perikanan Natuna Dikirim ke Jakarta Jelang Idul Fitri, Karantina Kepri Perketat Pengawasan

Avatar photo
Produk perikanan Natuna yang akan dikirim ke Jakarta.

AriraNews.com, Natuna – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, produk perikanan asal Natuna kembali menunjukkan dominasinya di pasar nasional, terutama di Jakarta. Sebanyak 67,9 ton hasil laut dikirim menggunakan KM Logistik Nusantara 4 (Tol Laut) untuk memenuhi lonjakan permintaan masyarakat ibu kota.

Berbagai jenis ikan seperti cumi-cumi, tenggiri, ikan karang, sotong, manyung, lencam, kurisi, kakap, kerapu, tongkol, ikan teri kering, lemuru kering, hingga rajungan dikirim dengan nilai ekonomi mencapai Rp1,6 miliar.

BACA JUGA:  Menembus Laut Natuna, KN SAR Sasikirana 245 Bawa Misi Kemanusiaan ke Serasan

Iwan Setiawan, PJ Satuan Pelayanan Natuna Karantina Kepri, mengungkapkan bahwa menjelang lebaran, lalu lintas komoditas perikanan asal Natuna meningkat signifikan.

“Kami mencatat lima permohonan pengiriman melalui PTK Online Karantina Kepri dalam beberapa hari terakhir,” ujarnya, Sabtu (22/3/2025).

Untuk menjamin mutu dan kelayakan konsumsi, Karantina Kepulauan Riau (Kepri) menerapkan pengawasan ketat. Pemeriksaan dilakukan mulai dari pengecekan dokumen, uji laboratorium, hingga pemeriksaan fisik di unit pengolahan ikan, gudang, cold storage, dan tempat pelelangan ikan.

BACA JUGA:  Respons Cepat SAR Natuna, Dua Nelayan Selamat dari Insiden Pompong Mati Mesin di Anambas

Selain pengiriman produk perikanan, petugas karantina juga mengawasi pemasukan 10 ton daging ayam beku dari Jakarta senilai Rp430 juta guna memenuhi kebutuhan masyarakat Natuna menjelang Idul Fitri.

Herwintarti, Kepala Karantina Kepri, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen menjaga keamanan pangan sesuai Undang-Undang No. 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan.

BACA JUGA:  Peringati Hari Kartini, Srikandi SAR Natuna Edukasi Pelajar soal Keselamatan

“Kami memastikan setiap produk yang beredar telah melewati standar pemeriksaan dan aman dikonsumsi masyarakat, terutama menjelang lebaran,” tegasnya. (dod)