Batam  

Optimalkan Pendapatan, Pengelolaan Parkir Batam Akan Libatkan Pihak Ketiga

Avatar photo
Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam menggelar Sosialisasi Pengelolaan Perparkiran di Kawasan Greendland Batam Center pada Selasa (14/5/2024). Hal ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada juru parkir (jukir).

AriraNews.com, BATAM – Pemerintah Kota (Pemko) Batam melalui Dinas Perhubungan (Dishub) tengah mempersiapkan regulasi baru terkait pengelolaan retribusi parkir. Nantinya, sistem pengelolaan ini akan melibatkan pihak ketiga melalui mekanisme lelang.

Kepala Dishub Batam, Salim, menyampaikan bahwa saat ini proses sudah memasuki tahap penghitungan potensi retribusi parkir oleh pihak ketiga.

“Hasil penghitungan potensi ini nantinya akan menjadi dasar dalam kerjasama dengan pihak ketiga melalui sistem lelang,” ujar Salim, Senin (21/7/2025).

BACA JUGA:  Momentum Hari Kartini, Amsakar Angkat Peran Strategis Satpol PP,  Satlinmas dan Damkar

Ia menambahkan, saat ini Dishub telah mengajukan tujuh rancangan Peraturan Wali Kota (Perwako) terkait pembentukan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Melalui skema BLUD, Dishub dapat mengelola retribusi secara lebih fleksibel sesuai kebutuhan, termasuk dalam menjalin kerjasama dengan mitra swasta.

“Selama ini retribusi masuk ke kas daerah, jadi untuk belanja operasional harus melalui APBD. Lewat BLUD, Dishub bisa kelola langsung dan lebih efisien,” jelasnya.

BACA JUGA:  Triwulan I 2026, Investasi Batam Melonjak Lebih dari 100 Persen

Salim juga mengungkapkan bahwa realisasi retribusi parkir selama ini masih jauh dari target. Dari target Rp15 miliar per tahun, capaian bulanan rata-rata hanya sekitar Rp1,2 miliar.

“Kami masih terus berupaya mencapai target. Harapannya, dengan sistem BLUD dan dukungan pihak ketiga, potensi retribusi parkir bisa dimaksimalkan,” kata dia.

Dishub menargetkan skema kerjasama ini dapat mulai berjalan tahun depan, setelah seluruh regulasi dalam bentuk Perwako rampung. Laporan potensi parkir sendiri akan disampaikan ke DPRD Kota Batam pada pekan depan untuk dibahas lebih lanjut. (ara)

BACA JUGA:  Li Claudia Siapkan Langkah Penataan 60 Pasar di Batam