Melihat Mesin MRI 3 Tesla di RS KPJ Puteri Johor, Bisa Deteksi Penyakit Lebih Detail

Avatar photo
Mesin MRI 3 Tesla di RS KPJ Puteri di Johor, Malaysia. Mesin ini bisa melihat penyakit lebih detail.

AriraNews.com, Johor – KPJ Puteri Specialist Hospital, Johor Bahru, Malaysia, terus meningkatkan layanan kesehatannya. Selain membangun gedung baru, rumah sakit spesialis saraf dan anak ini juga terus meningkatkan teknologi, di antaranya mendatangkan mesin Magnetic resonance imaging (MRI) atau pencitraan resonansi magnetik 3 Tesla. Mesin ini bisa mendeteksi cedera kepala, kanker, stroke, kerusakan pembuluh darah, pada otak, tumor, cedera saraf tulang belakang, serta kelainan lainnya lebih ditail dari mesin MRI generasi sebelumnya.

Chief Executive Officer (CEO) KPJ Puteri, Hazarul Azly Hamzah mengatakan mesin MRI generasi terbaru tersebut didatangkan tak lain untuk meningkatkan pelayan pada pasien yang berobat di KPJ Puteri. Mesin tersebut mulai beroperasi sejak bulan Maret 2022, dengan total investasi sekitar Rp 25 miliar. Sehingga saat ini di KPJ Puteri memiliki dua unit mesin MRI. Satunya lagi MRI 1,5 Tesla.

“Mesin saja 7 juta Ringgit Malaysia, belum termasuk renovasi tempat dan kelengkapan pendukung lain, jadi kita investasikan sekitar Rp 25 miliar,” ungkapnya, pada sejumlah wartawan dari Batam, Sabtu (17/9/2022).

Regional CEO (Southern II) KPJ Helthcare Berhad, Khairun Ahmad (kiri) dan Chief Executive Officer (CEO) KPJ Puteri, Hazarul Azly Hamzah.

Selama dua hari, Jumat dan Sabtu, lalu, KPJ Helthcare Berhad menggelar Media Gathering, termasuk dengan mengundang ariranews.com. Salah satu rangkaian kegiatan tersebut yakni mengunjungi rumah sakit-rumah sakit di bawah grup KPJ Helthcare Berhad, di antaranya, KPJ Pasir Gudang, KPJ Puteri, KPJ Johor, KPJ Dato’ Onn. Rombongan diajak melihat fasilitas dan perkembangan terbaru di rumah sakit spesialis tersebut.

BACA JUGA:  HARRIS Hotel Batam Center dan HARRIS Resort Waterfront Batam Salurkan Infaq dari Paket Buka Puasa ke Panti Asuhan

CEO KPJ Putri, Hazarul Azly Hamzah menjelaskan perkembangan terbaru di rumah sakit yang dipimpinnya tersebut yakni mulai dari sudah mulai difungsikannya gedung baru sejak bulan Juni 2022 lalu. Semua ruang perawatan saat ini dipindahkan ke gedung baru. Sementara gedung lama akan direnofasi.

“Total kamar saat ini ada 151 kamar. Kapasitas 238 kamar. Masih ada beberapa renovasi penambahan kamar, di ujung tahun ada tambahan 17 kamar. Tahun depan ada penambahan 70 kamar lagi. Itu kita lakukan untuk memenuhi kebutuhan pasien dari Malaysia dan Indonesia,” ungkap Hazarul.

Fasilitas di gedung baru tersebut kata Hazarul dirancang sedemikian rupa demi kenyamanan pasien. Nah, karena KPJ Puteri merupakan rumah sakit spesialis anak maka ruangan didekorasi layaknya taman bermain. Contohnya dinding di lorong-lorong ruang perawatan bergambar hutan dan gambar-gambar binatang. Selain itu juga disediakan alat-alat bermain untuk pasien.

BACA JUGA:  Wagub Nyanyang Buka Training Center Kejurnas Junior Panahan 2026 di Batam, Perkuat Pembinaan Atlet Muda

“Keunggulan KPJ Puteri salah satunya perawatan anak. Kita memiliki fasilitas lengkap dan dokter-dokter pakar anak, mulai dari bedah anak, unit bayi, saraf anak. Di sini kita komplit,” ungkapnya.

Salah satu ruang perawatan di RS KPJ Puteri.

Hazarul berkeyakinan kunjungan ke KPJ Puteri terus meningkat seiring telah dibukanya perbatasan dan pelonggaran syarat perjalanan antar negara terutama dari Indonesia. Sebelum Covid-19 melanda, atau tahun 2019 pasien dari Indonesia mencapai 10 ribu orang, dengan menyumbang 10 juta Ringgit Malaysia atau sekitar Rp 33 miliar.

“Kurang lebih 9 persen dari total omset KPJ Puteri dari pasien asal Indonesia. Kita memandang serius bisnis dari pasien Indonesia,” ungkapnya.

Sehingga pihaknya lanjutnya terus meningkatkan layanan. Bahkan tahun depan, KPJ Puteri akan menambah layanan yakni Kardiologi Lab. Hal tersebut seiring dengan hadirnya mesin MRI 3 Tesla.

“Sejak dioperasikan bulan Maret total 1500 pasien yang telah didiagnosa menggunakan MRI 3 Tesla,” ungkapnya lagi.

Salah satu ruang perawatan anak di RS KPJ Puteri.

Sementara, Regional CEO (Southern II) KPJ Helthcare Berhad, Khairun Ahmad, mengatakan pihaknya sengaja mengundang media internasional agar bisa melihat langsung fasilitas terbaru yang mereka miliki. Southern II terdiri dari : KPJ Puteri, KPJ Pasir Gudang, KPJ Batu Pahat, dan KPJ Bandar Maharani.

BACA JUGA:  Dari Klepon ke Dessert Modern, Jelajahi Cita Rasa Baru di Kalaséra Oakwood Grand Batam

“Kita nak tunjukkan yang kita terangkan secara nyata,” kata Khairun.

Contohnya, MRI 3 Tesla yang ada di KPJ Puteri. Mesin tersebut baru satu-satunya ada di Johor.

“Di Negeri Johor tak ada di sini ada,” ungkapnya lagi.

Alat tersebut kata Khairun memang mahal. Tapi, tetap mereka hadirkan untuk memberikan pelayanan lebih maksimal lagi pada pasien.

“Kita ingin lebih cepat berikan perawatan pada pasien. Mesin ini membuat penyelidikan penyakit lebih mendalam, lebih detail. Kalau melihat urat saraf bisa sampai yang lebih kecil, itu membuat perbedaan dari sebelumnya,” ungkapnya lagi.

Salah satu ruang tindakan anak di RS KPJ Puteri.

Hal tersebut lanjutnya merupakan salah satu komitmen KPJ, dengan terus berbenah dan membuat perbaikan-perbaikan sesuai dengan perkembangan zaman dan teknologi.

“Kalau dulu masih bangunan lama sekarang sudah baru, juga dengan alat, terus buat perubahan,” kata Khairun.

Selain itu, khusus di KPJ Puteri, selain mereka ahli dalam bidang saraf dan anak, fasilitas lain yang tak kalah pentingnya di KPJ Puteri juga memiliki masjid yang memudahkan pengunjung untuk melakukan ibadah.

“Yang mau sembahyang jumat tak perlu jauh-jauh, ada di samping,” ujarnya.(ara)