Oleh: Prisca Arianto, Mahasiswi Politeknik Negeri Jakarta

Ada ungkapan yang mengatakan, kata-katamu adalah kualitas dirimu. Saat kita berinteraksi atau berbicara dengan seseorang kata atau bahasa yang kita gunakan bisa menjadi penilaian orang terhadap diri kita. Baik atau buruk!

Sehingga menanamkan kata-kata baik sejak dini sangat diperlukan. Pribahasa lain mengatakan, kecil teranja-anja, besar terbawa-bawa, sudah tua terubah tidak Maksudnya: Kebiasaan semasa kecil menjadi tabiat yang sukar diubah apabila telah dewasa.

Semakin dewasa, kita akan semakin sadar mana yang baik dan mana yang buruk. Mana yang pantas di ucapkan dan mana yang tidak. Salah satu cara kita bisa di hargai orang lain adalah dengan cara kita menghargai orang lain.

Dalam kehidupan sehari-hari, sebagai makhluk sosial tentunya setiap manusia tidak dapat hidup sendiri. Kita perlu berinteraksi dengan orang lain, dan dengan berinteraksi kepada orang lain, tentunya kita harus mengucapkan kata-kata yang sopan.

Seiring berjalannya waktu, ada banyak hal yang telah berubah. Ada yang timbul dan ada yang tenggelam. Ada beberapa ungkapan tanpa kita sadari memberikan efek yang positif. Namun, belakangan ini sering dilupakan oleh sebagian orang. Ungkapan ini berdampak positif bagi seseorang yng mengucapkan dan juga seseorang yang mendengar.

Bagi sebagian orang, tiga ungkapan ini merupakan ungkapan sakral karena dapat memperlihatkan beberapa perhatian dan respek nya kita terhadap orang lain. Tolong, maaf dan terima kasih adalah kata sederhana yang memiliki makna positif.
Namun, sangat disayangkan belakangan ini ungkapan tolong, maaf, dan terima kasih sudah mulai terlupakan dan dianggap sepele oleh kebanyakan orang.

Sebagian orang mungkin sudah jarang mengucapkan kata terima kasih kepada seorang kasir dan tukar parkir. Kita tidak pernah tahu efek apa yang mereka rasakan. Mungkin dengan penghargaan terima kasih akan mengurangi beban kerja keras yang sudah dilakukannya sepanjang hari.

Mengucapkan tiga kata seperti, tolong, maaf dan terima kasih tidak akan membuat diri kita menjadi rendah. Tolong, maaf, dan terima kasih ini saling berkaitan satu sama lain. Tiga kata ini diucapkan terpisah atau diucapkan tergabung pun maknanya akan sama, yaitu sama-sama cara untuk menghargai.

Seberapa penting tiga kata ajaib ini? Menurut saya, sangat penting dalam kehidupan. Bahkan, tidak hanya saya. Tiga kata ajaib ini sangat penting untuk kehidupan kita. Dari tiga kata ajaib ini, kita terkadang dapat menilai seseorang. Tiga kata ini merupakan hal wajib ketika kita bekomunikasi dengan orang lain.

Perkataan maaf, tolong dan terima kasih merupakan sebuah adab dasar dalam kehidupan bermasyarakat. Ketiganya merupakan bentuk hormat dan menghargai kepada sesama. Tiga kata ini merupakan basic manner yang perlu dimiliki setiap orang. Terbiasa menggunakan tiga kata ini dalam kehidupan sehari-hari menandakan bahwa kita menghargai orang lain.

Namun, dalam penggunaan tiga kata ini dalam porsi sewajarnya. Misalnya, tidak sedikit-sedikit meminta maaf karena hal itu justru akan menimbulkan ketidaknyamanan bagi lawan bicara. Ketika meminta maaf dan menerima maaf, artinya kita tidak sombong, rendah hati, serta berani untuk mengakui kesalahan yang sudah diperbuat sehingga hubungan dengan orang lain akan terjalin baik.

Memberikan perintah menggunakan kata tolong pada awal kalimat akan memberikan efek yang berbeda jika dibanding dengan perintah tanpa tolong. Tanpa diawali kata tolong, kita seolah-olah hanya sekadar menyuruh orang lain. Namun, jika diawali dengan kata tolong, maka kita menyuruh orang lain yang dilandasi atas penghargaan terhadap orang tersebut.

Kata terima kasih adalah bentuk penghargaan atas upaya seseorang tidak harus berbentuk medali, piala, emas ataupun uang. Hal paling sederhana dan mudah yang dapat kita lakukan adalah mengucapkan terima kasih. Kata terima kasih memberikan kesan yang baik bagi orang lain. Karena akan membat seseorang merasa dihargai.

Mulai sekarang, mari bersama-sama kita coba untuk menyisipkan kata tolong, maaf dan terima kasih dalam berinteraksi dengan orang-orang di sekitar kita. Jangan pernah lupa untuk berterima kasih, jangan gengsi untuk meminta maaf dan jangan sombong untuk menyisipkan kata tolong. Jangan pernah merasa ragu atau malu mengucapkan tiga kata ajaib ini.(pa)

Redaksi

Recent Posts

Perkuat Akuntabilitas Satuan, Irkoopsau Laksanakan Wasrikkap di Natuna

Ariranews.com, Natuna – Inspektorat Komando Operasi TNI Angkatan Udara (Irkoopsau) melaksanakan kegiatan Pengawasan dan Pemeriksaan…

3 jam ago

DLH Natuna Terbitkan Imbauan, Sri Panglima Siap Tindak Pedagang yang Melanggar

Ariranews.com, Natuna – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Natuna menerbitkan surat imbauan terkait penataan dan…

14 jam ago

Danpuspomau Kunjungi Satpomau Lanud RSA Natuna, Tekankan Integritas dan Profesionalisme Prajurit

Ariranews.com, Natuna – Komandan Pusat Polisi Militer TNI Angkatan Udara (Danpuspomau) Daan Sulfi melaksanakan kunjungan…

16 jam ago

TelkomGroup Resmikan Kabel Laut Pukpuk: Jembatan Digital Pertama yang Menghubungkan Indonesia – Papua Nugini

AriraNews.com, Jakarta - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, melalui operating company PT Telekomunikasi Indonesia International…

22 jam ago

Investasi India di Batam Tembus Rp 258,6 Miliar

AriraNews.com, Batam - Badan Pengusahaan (BP) Batam terus memperkuat posisi strategisnya sebagai pusat investasi di…

23 jam ago

Dari Natuna, Danlanud RSA Ikuti Exit Briefing Pangkodau I Secara Virtual

Ariranews.com, Natuna – Komandan Lanud Raden Sadjad (Danlanud RSA) Marsekal Pertama TNI Onesmus Gede Rai…

1 hari ago