Kepri

Kisah Hidup Suryani, Dari Buruh di Mukakuning Jadi Cawagub Kepri

ARIRANEWS.COM: Jalan hidup seseorang memang tak ada yang tau dan tak disangka-sangka. Ada yang tiba-tiba kaya atau sebaliknya. Ada yang tiba-tiba berhasil atau malah sebaliknya.

Itu juga yang saat ini dijalani Cawagub Kepri, Suryani. Dulunya hanya sebagai buruh pabrik di Mukakuning. Kini malah calon orang nomor dua di Provinsi Kepri.

Hal itu disampaikan Suryani saat berkunjung ke Pulau Sarang, Kecamatan Belakangpadang, Batam, Minggu (18/10/2020) kemarin.

Hari Minggu kemarin, Cawagub Kepri nomor urut 2 yang berpasangan dengan Isdianto tersebut memang berkampanye dari satu pulau ke pulau lainnya di Kecamatan Belakangpadang.

Di Pulau Sarang, Kelurahan Sekanak Raya, Suryani tiba pukul 12.00 Wib dan langsung menuju Masjid Baitul Falah untuk melakukan salat Zuhur berjamaah. Tak jauh dari masjid, warga sudah berkumpul menunggunya.

Di tengah menyosialisasikan program INSANI (Isdianto-Suryani), warga yang hadir bertanya, “Ibu Suryani ini siapa?”

Suryani pun memperkenalkan profil dirinya sejak menginjakkan kaki di Pulau Batam pada tahun 1993.

Pertama di Batam urai Suryani, dia bekerja di salah satu perusahaan di Kawasan Industri Muka Kuning Batam, lalu masuk partai politik dan menjadi anggota DPRD Provinsi Kepri sejak 2006 hingga tahun 2020 ini. Namun, karena aturan Pilkada 2020, ia harus mundur menjadi anggota Legislatif karena menjadi Calon Wakil Gubernur Kepri.

“Saya mundur dari DPRD Kepri karena diminta mendampingi Pak Isdianto Gubernur Kepri maju menjadi pasangan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur,” jelas Suryani.

Selama hampir 15 tahun Suryani menjadi anggota legislatif dan harus mundur karena sesuai Peraturan Pilkada yang berlaku saat ini. Ia mengatakan, hal tersebut dilakukan juga karena ingin memberikan yang terbaik untuk warga.

“Saya akan dedikasikan diri untuk berbuat lebih banyak untuk masyarakat Kepri,” sebut Suryani di hadapan warga.

Sebelum kembali ke Pulau Batam meneruskan perjalanan bertemu masyarakat, Cawagub Suryani singgah ke rumah warga dan disuguhi masakan khas Melayu hasil nelayan melaut.

Suryani disuguhi bermacam masakan; ikan sembilang asam pedas, ikan saus, sotong goreng bumbu, dan lainnya.

Sambutan ramah warga pulau membuat Suryani tak bisa menolak untuk makan sambil lesehan di depan rumah.(emr)

Redaksi

Recent Posts

Jaga Konektivitas Natuna, Pemkab Surati Kemenhub Soal Jadwal Docking KM Bukit Raya

Ariranews.com, Natuna – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna mengambil langkah cepat untuk memastikan konektivitas transportasi laut…

5 jam ago

PGN Batam Gelar Donor Darah, Wendi: Agenda Rutin Tiap Tahun Tiap Area

AriraNews.com, BATAM – Setetes darah yang disumbangkan para pegawai PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Sales…

6 jam ago

Wajib Dibeli! Keropok Haji Puteh, Oleh-Oleh Legendaris Mersing yang Diburu Wisatawan Sejak 1970

AriraNews.com, Batam - Liburan rasanya belum lengkap tanpa membawa pulang oleh-oleh. Selain untuk dinikmati bersama…

23 jam ago

ASPPI Inisiasi Paket Wisata dan Budaya dari Batam ke Lingga

AriraNews.com, Lingga — Dalam upaya mendukung pengembangan sektor pariwisata daerah, ASPPI DPD Kepulauan Riau melaksanakan…

1 hari ago

ASPPI DPD Kepri Dorong Lingga Menjadi Destinasi Wisata Unggulan Kepulauan Riau

AriraNews.com, Lingga — Dalam upaya mendukung pengembangan sektor pariwisata daerah, Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI)…

1 hari ago

Reformasi Regulasi dan Pembenahan Infrastruktur Dorong Lonjakan Investasi Kota Batam

AriraNews.com, Batam - Di tengah berbagai tantangan ekonomi global dan dinamika persaingan investasi antarwilayah, Batam…

1 hari ago