Ketua DPRD Batam Nuryanto Reses di Bengkong Ratu, Permintaan Masyarakat Jadi Bahan Pembahasan APBD Murni 2024

Avatar photo
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam Nuryanto bersilaturami dengan masyarakat RT 01/RW 06 Bengkong Ratu, Kecamatan, Bengkong, Bengkong, dalam agenda reses DPRD Kota Batam pada Senin (16/10/2023) malam.

AriraNews.com, BATAM – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam Nuryanto bersilaturami dengan masyarakat RT 01/RW 06 Bengkong Ratu, Kecamatan, Bengkong, Bengkong, dalam agenda reses DPRD Kota Batam pada Senin (16/10/2023) malam.

Dalam reses tersebut, pria yang akrab disapa Cak Nur ini menyerap aspirasi masyarakat setempat. Masih minimnya infrastruktur di lingkungan seperti jalan yang rusak, drainase yang juga sudah banyak yang rusak, permintaaan revitalisasi fasum dan fasos, hingga lampu penerangan hal yang banyak disampaikan warga.

“Sebenarnya banyak yang ingin kami sampaikan ke Bapak. Namun untuk saat ini yang terpenting adalah meminta agar pelebaran jalan yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Batam bisa segera diselesaikan. Mengingat, kami agak kesulitan masuk ke permukiman akibat kondisi jalannya yang sudah dibongkar. Dan hal ini sudah terjadi hampir satu tahun lamanya,” kata Mulyandi, perangkat RW 6 dalam kesempatan tersebut yang kemudian diamini warga.

BACA JUGA:  Batam Tuan Rumah Pantun Tiga Serumpun, Amsakar: Perkuat Identitas Budaya Melayu
Warga yang hadir dalam reses Ketua DPRD Batam Nuryanto di Bengkong Ratu.

Untuk itu, tambahnya lagi, pihaknya meminta agar pekerjaan jalan yang berada di pintu masuk perumahan mereka bisa segera diselesaikan. Sehingga warga bisa masuk dan keluar perumahan dengan nyaman.

Sementara itu, warga lainnya juga berharap adanya perhatian dari Pemerintah terkait adanya salah satu warga yang sebelumnya mengalami musibah kebakaran untuk bisa mendapatkan bantuan.

BACA JUGA:  Momentum Hari Kartini, Amsakar Angkat Peran Strategis Satpol PP,  Satlinmas dan Damkar

“Ini warga sudah lama menetap disini, kemarin terkena musibah rumahanya habis terbakar. Semoga nanti ada bantuan dari Bapak maupun Pemerintah Daerah untuk memperbaiki rumahnya,” tegas warga.

Merespon hal tersebut, Cak Nur pun mengucapkan terima kasih atas aspirasi yang disampaikan warga. Dan dengan adanya keluh kesah yang disampaikan oleh warga ini menandakan bahwa dirinya sebagai wakil rakyat di legislatif sangat berguna.

Untuk itu, pihaknya akan mencoba memperjuangkan semua keluhan dan aspirasi yang disampikan tadi. Namun demikian, ada beberapa aspirasi tadi yang tentunya harus dibahas bersama-sama dengan Pemerintah Daerah.

Di mana masa reses adalah momen yang tepat bagi legislatif untuk bisa bertemu, berkomunikasi dan mendengarkan keluhan warganya. Dan selanjutnya menindaklanjutinya dalam program kerja.

BACA JUGA:  Li Claudia Siapkan Langkah Penataan 60 Pasar di Batam

Akan tetapi, untuk anggaran 2024 tentunya sudah tidak memungkinkan lagi, karena sudah dibahas beberapa waktu silam. Dan akan dimasukkan dalam anggaran APBD tahun berikutnya.

Namun demikian, semuanya ini sudah dicatatnya untuk dijadikan bahan pekerjaan rumahnya di legislatif nantinya.

“Untuk pembangunan Fasum dan Fasos, serta pembanguna infrastruktur perumahan tentunya menggunakan dana APBD. Dan hal ini akan kami masukkan dalam pembahasan di dewan. Sehingga nantinya akan menjadi tugas kami untuk memperjuangkannya,” tegas Cak Nur.(ara)