TNI Jadikan Kampung Tua Belian Batam sebagai Kampung Pancasila

Avatar photo

AriraNews.com, BATAM – Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad hadir secara langsung dalam peresmian Kampung Pancasila di Kampung Tua Belian Batam Center, Rabu (16/3/2022).

Kampung Pancasila merupakan program yang digagas oleh TNI AD, di mana setiap kabupaten/kota akan ada satu lokasi yang akan dijadikan pilot project Kampung Pancasila.

Amsakar dalam sambutannya mengatakan atas nama Pemko Batam sangat memberikan apresiasi yang tinggi terkait dengan peresmian Kampung Pancasila.

BACA JUGA:  PLN Batam dan DayOne Wujudkan Data Center Terbesar di Indonesia

“Tentu kami sangat mendukung program yang digagas oleh TNI ini. Sehingga ke depan diharapkan dapat meningkatkan rasa kebersamaan antar masyarakat,” kata Amsakar.

Batam dijelaskan Amsakar bahwa sejak awal memang memiliki keberagaman, baik itu suku, agama dan lainya. Karena itu dengan keberagaman ini bagaimana ke depan kebersamaan dan toleransi ini dapat terus tumbuh di lingkungan masyarakat.

Amsakar menegaskan program pembangunan dapat berjalan dan terlaksana dengan baik jika masyarakatnya kondusif dan mendukung penuh program-program pemerintah.

BACA JUGA:  Jelang Kenduri Seni Melayu 2026 Meriah, Panggung Malam Pertama dan Kedua Penuh Warna Seni

“Karena itu ini harus terus kita jaga dan terus tumbuhkan. Sehingga Batam dapat terus maju,” ujarnya.

Komandan Distrik Militer (Dandim) 0316 Batam Letkol Kav Sigit Dharma Wiryawan mengatakan Kampung Pancasila merupakan program pimpinan TNI yang memang akan diterapkan di seluruh Indonesia.

Tujuan diresmikannya Kampung Pancasila adalah pihaknya ingin kembali menumbuhkan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi bangsa. Sehingga ke depan pihaknya akan memberikan wawasan kebangsaan kepada masyarakat setempat.

BACA JUGA:  Momentum Hari Kartini, Amsakar Angkat Peran Strategis Satpol PP,  Satlinmas dan Damkar

“Kampung Pancasila di Kampung Tua Belian ini akan menjadi pilot project,” ujarnya.

Sigit mengatakan sengaja memilih Kampung Tua Belian karena tercatat ada sekitar 14 suku yang tinggal di Kampung Tua Belian.

“Karena itu kami melihat ini sangat baik dijadikan sebagai Kampung Pancasila,” kata Sigit.(***)