Batam  

Penukaran Uang di Momen Idulfitri 2026, BI Kepri Siapkan Rp 94 Miliar Uang Baru

Avatar photo
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Riau, Rony Widijarto, melakukan Kick Off SERAMBI (Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idul Fitri) 2026 di Kantor BI Kepri, Batam, Jum'at (13/2/2026).

AriraNews.com, Batam – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kepulauan Riau memastikan kebutuhan uang kartal bagi masyarakat, baik secara jumlah maupun pecahan, selama periode Ramadan dan Idulfitri 2026 dapat terpenuhi.

“Pada periode Ramadan dan Idul Fitri 2026, kebutuhan uang secara nasional diperkirakan sebesar Rp185,6 triliun, naik 15,1% dibandingkan realisasi 2025 sebesar Rp161 triliun. Hal ini disebabkan masih meningkatnya permintaan uang tunai di masyarakat menjelang Ramadan dan Idul Fitri 2026,” ungkap Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Riau, Rony Widijarto, usai Kick Off SERAMBI (Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idul Fitri) 2026 di Kantor BI Kepri, Batam, Jum’at (13/2/2026).

Dijelaskannya, untuk wilayah Kepulauan Riau, Bank Indonesia memperkirakan kebutuhan uang kartal untuk 7 kab./kota selama bulan Ramadan dan Idulfitri 2026 yaitu sebesar Rp2,9 triliun. Kebutuhan tersebut meningkat sebesar 38% dibandingkan realisasi 2025 sebesar Rp2,1 triliun, dan meningkat 16% dibandingkan realisasi 2024 sebesar Rp2,5 triliun.

BACA JUGA:  Danlanud Hang Nadim Letkol Pnb Lessy: Media Perpanjang Mata dan Telinga Kami

Sementara itu untuk penukaran uang, Bank Indonesia Kepri akan menyiapkan Rp94,2 miliar atau meningkat 165,35% dibandingkan realisasi penukaran uang 2025 sebesar Rp35,5 miliar. Penukaran uang tersebut akan disalurkan melalui kegiatan kas keliling ke tempat ibadah, penukaran terpadu kerjasama Bank Indonesia dan Perbankan, layanan penukaran di loket-loket perbankan, dan penukaran stakeholder utama.

Peningkatan ini, ditetapkan melihat proyeksi penarikan perbankan, angka asumsi makro dan tren realisasi tahun-tahun sebelumnya secara historis, begitu juga dengan adanya pertumbuhan ekonomi yang semakin membaik, serta peningkatan mobilitas masyarakat pada momen mudik lebaran yang juga mendorong peningkatan kebutuhan uang kartal menjadi lebih tinggi dari tahun sebelumnya.

Dalam rangka memastikan kebutuhan uang periode Ramadan dan Idulfitri 2026, Bank Indonesia secara nasional menjalankan sebuah rangkaian kegiatan yang disebut dengan SERAMBI 2026 (Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri tahun 2026). SERAMBI 2026 ini dilaksanakan dalam rangkaian kegiatan yang bertujuan untuk mencapai 3 hal  :
Pemenuhan Kebutuhan Uang: Kecukupan kebutuhan uang untuk masyarakat melalui perbankan dengan jumlah yang cukup, pecahan yang sesuai, dan dalam kondisi yang layak edar.
Terlaksananya Layanan Kas: Pelaksanaan Layanan Penukaran Uang bagi masyarakat berupa Kas Keliling, Penukaran Bersama Bank Indonesia dan Perbankan, dan Pelayanan Penukaran Uang di kantor – kantor perbankan.
Edukasi dan Komunikasi: Kegiatan berupa Edukasi untuk meningkatkan awareness masyarakat terkait dengan Cinta, Bangga dan Paham (CBP) Rupiah selama bulan Ramadan.

BACA JUGA:  Sinergi Samsat dan Bapenda Kunci Optimalisasi Pajak Daerah

Dalam kampanye CBP edisi Ramadan ini disesuaikan dengan tema Serambi 2026 “Rupiah memberi makna di Bulan Penuh Berkah” Tema ini menegaskan kehadiran Rupiah sebagai bagian dari momen-momen penting masyarakat di Bulan Suci, mulai dari aktivitas ibadah hingga tradisi berbagi dan kebersamaan keluarga. Rupiah yang tercukupi dan terlayani dengan baik memberi makna lebih pada Ramadan dan Idulfitri, sehingga keberkahan dapat dirasakan secara luas.

BACA JUGA:  PT Batamraya Sukses Perkasa Kembali Tanam 1.000 Bibit Mangrove di KEK Tanjung Sauh

Berkaitan dengan penukaran uang dalam rangka Serambi 2026, BI menghimbau masyarakat untuk melakukan penukaran uang di tempat-tempat penukaran resmi, yaitu di seluruh unit/cabang perbankan di wilayah Kepulauan Riau, Kas Keliling Bank Indonesia, maupun pada layanan Penukaran Uang Bersama Bank Indonesia dan Perbankan. Hal ini bertujuan untuk menghindari resiko peredaran uang palsu, keakuratan jumlah uang yang ditukarkan, dan tidak dikenakan biaya. Untuk mengetahui informasi jadwal penukaran uang, lokasi, dan tatacara penukaran uang, masyarakat dapat mengakses tautan https://pintar.bi.go.id. (*/emr)