Ariranews.com: Adri Wislawawan,
Ketua Jaringan Masyarakat Peduli Kepulauan Riau (JAPRI), menyesalkan tindak kekerasan yang dialami Ketua Panwascam Batam Kota, Salim yang dikeroyok sejumlah orang saat bertugas mengawasi kampanye, Kamis (12/11/2020) kemarin.
“Oleh karena itu kami sangat mengecam sikap arogansi dan premanisme para terduga pelaku penganiayaan terhadap ketua pengawas pemilu Kecamatan Batam Kota, karena sikap tersebut menciderai semangat Pilkada Sehat yang digaungkan oleh pemerintah dan masyarakat yang sedang berjuang untuk meningkatkan partisipasi pemilih di hari H pilkada nantinya,” kata Adri Wislawawan, dalam rilis, Jumat (12/11/2020).
Sehingga Adri meminta aparat penegak hukum di Polda Kepri yang menangani perkara ini untuk dapat mengusut tuntas kasus ini secara tegas dan profesional.
“Maka dari itu kami percayakan dan mendukung jangan sampai karena pelaku penganiayaan diduga adalah tim salah satu paslon calon gubernur dan wakil gubernur, kasus ini tidak diusut secara maksimal,” ujarnya.
Dia pun berharap tindakan seperti itu tak terjadi lagi.
“Harapan kami pilkada kali ini dapat berlangsung secara sehat dan tanpa kekerasan, oleh karena itu kami akan konsisten mengawal kasus ini,” katanya.(***)
AriraNews.com, Batam - Keberangkatan jemaah calon haji (JCH) Kloter 5 Embarkasi Batam mengalami penundaan dari…
AriraNews.com, TIBAN - Siswa SMPN Batam menyambut antusias Penyuluhan Nilai-nilai Integritas, yang digelar Inspektorat Daerah…
Karimun, ariranews.com– Pengurus Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kabupaten Karimun periode 2025-2030 resmi dilantik di Gedung…
AriraNews.com, Batam - Wakil Kepala BP Batam/Wakil Walikota Batam, Li Claudia Chandra menegaskan tidak akan…
AriraNews.com, Batam - Anggota DPRD Kepulauan Riau, H. Taba Iskandar, SH, MH, MSi, menggelar kegiatan…
AriraNews.com, Batam - Badan Pengusahaan (BP) Batam bersama Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepri resmi memperkuat kerja…