Pemberlakuan PPKM Darurat di Batam, Petugas Harus Tegas tapi Tetap Humanis

Avatar photo

Ariranews.com, Batam – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Batam berjalan dengan kondusif. Hal ini hasil evaluasi peninjauan langsung di lapangan sejak hari pertama PPKM Darurat di berlakukan di Batam.

“Hasil evaluasi dari hari pertama dan kedua ini berjalan lancar tanpa ada kendala apapun,” kata Kapolresta Barelang, Kombes Yos Guntur, Selasa (13/7/2021).

Kata dia, untuk total penyekatan saat PPKM Darurat di Batam ada sebanyak 54 titik yang tersebar yang sebelumnya 55 titik lokasi.

BACA JUGA:  Libur Iduladha Li Claudia Tetap Kerja, Pastikan Proyek Jalan dan Drainase Berjalan Optimal

“Semuanya 54 titik lokasi yang sebelumya 55 titik. Satu titik di gerbang masuk bandara jadi satu,” ujarnya.

Yos Guntur tidak menampik, bahwa di hari pertama pemberlakuan PPKM Darurat di Batam sempat terjadi penumpukan kendaraan di beberapa titik. Namun, di hari kedua ini sudah dievaliasi dan prediksi bakal terjadi keramaian dan sudah dapat dikendalikan.

BACA JUGA:  Li Claudia Sambut Atase Pertahanan 19 Negara, Batam Perkuat Posisi Strategis di Kawasan

“Masyarakat juga makin sadar karena ini demi kepentingan semua masyarakat,” katanya.

Ia menegaskan, pelaksanaan PPKM Darurat akan terus dievaluasi dan secara keseluruhan PPKM dilaksanakan hingga 20 Juli mendatang. Sebelum peninjauan ini, Kapolresta berpesan kepada petugas agar memahami aturan yang ada.

Sebelumnya, Komandan Kodim (Dandim) 0316 Batam, Letkol Kav Sigit Dharma Wiryawan mengatakan, penerapan PPKM Darurat adalah kerja bersama. Ia meminta petugas memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing, terutama yang bertugas di lapangan yang berhadapan dengan masyarakat.

BACA JUGA:  Terima Kunjungan DPRD DKI, Li Claudia Ungkap Kunci Pertumbuhan Ekonomi Batam dan Rencana Ubah Sampah Jadi Energi

“Tujuan kita mengurangi mobilitas masyarakat, kemudian tidak terjadi kerumunan. Petugas harus tegas tapi tetap humanis,” ujarnya.(emr)