Salah satu PLTG Mobile Power Plant milik PLN Batam.
AriraNews.com, Batam – PLN Batam merupakan perusahaan Pemegang Izin Usaha Penyediaan Tenaga Listrik dengan wilayah Batam, Rempang dan Galang, PLN Batam. Selain menjual tenaga listrik di Pulau Batam dan juga ke pulau-pulau sekitarnya, pada tanggal 02 Oktober 2015, induk perusahaan dalam hal ini PT PLN (Persero), memberikan penugasan kepada PLN Batam untuk membantu mengatasi kelistrikan di beberapa wilayah di Indonesia, dengan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) Mobile Power Plant (MPP).
Hingga saat ini PLTG Mobile Power Plant milik PLN Batam sudah ada delapan lokasi yaitu; Paya Pasir Medan, Nias, Balai Pungut Duri Riau, Air Anyir Bangka, Suge Belitung, Tarahan Lampung, Parit Baru Pontianak, dan Jeranjang Lombok dengan total kapasitas sebesar 500 MW.
“Untuk memenuhi kebutuhan listrik di daerah-daerah tersebut didukung oleh Sumber Daya Manusia yang professional dan berintegritas serta dukungan penuh dari seluruh stakeholder setempat,” Vice President of Public Relations PLN Batam, Bukti Panggabean, Senin (13/5/2024).
Keberhasilan tersebut tentu tidak lepas dari Misi PLN Batam “Menyediakan Tenaga listrik secara efisien dan andal serta jasa lainnya dalam bidang energi untuk meningkatkan kualitas hidup dan ekonomi masyarakat melalui pelayanan yang terbaik dan bertumpu pada sumber daya manusia.” Dan sejalan dengan visi PLN Batam “Menjadi penyedia listrik terbaik dan solusi terintegrasi untuk Asia Tenggara”.
Dijelaskan Bukti Panggabean adapun kapasitas PLTG Mobile Power Plant milik PLN Batam di delapan daerah tersebut yakni Paya Pasir, Medan 75 MW, Gunung Sitoli, Pulau Nias Sumut 25 MW, Air Anyer, Pulau Bangka, Bangka Belitung 50 MW, Suge Pulau Belitung, Bangka Belitung 25 MW, Balai Pungut, Duri 75 MW, Tarahan, Lampung 100 MW, Pontianak, Kalbar 100 MW, Lombok, NTB 50 MW.
Bahkan dalam rangka mendukung pasokan kelistrikan pada wilayah Sulawesi bagian Selatan (Sulbagsel) PT PLN Batam berhasil melakukan first firing relokasi Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) Mobile Power Plant (MPP) 2 x 25 Mega Watt (MW) dari Paya Pasir Medan ke Suppa di Sulawesi Selatan, Jumat (5/1/2024).
Musim kering berkepanjangan akibat pengaruh El Nino, telah berdampak terhadap keterbatasan kemampuan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) yang menjadi sumber utama pasokan listrik sistem Sulbagsel.(hms)
Ariranews.com, Natuna – Komandan Lanud Raden Sadjad (RSA) Natuna, Marsekal Pertama TNI Onesmus Gede Rai…
KARIMUN – Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Kabupaten Karimun resmi menggelar Musyawarah Kabupaten (Muskab) tahun…
AriraNews.com, Batam - Komitmen menjaga keberadaan kampung tua menjadi salah satu poin utama dalam finalisasi…
AriraNews.com, Batam - Hotel Santika Batam menghadirkan inovasi terbaru di bidang kuliner dengan meluncurkan dua…
KARIMUN, seputarkarimun.com – Dalam rangka memeringati hari jadi Kabupaten Karimun yang ke-198, Pemerintah Kabupaten Karimun…
AriraNews.com, Batam - Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Lansia yang jatuh pada tanggal 29 Mei…