Bantu Ekonomi Keluarga, Pemkab Natuna Tingkatkan Keahlian Emak-emak

Avatar photo
Bupati Natuna, Wan Siswandi ketika membuka acara pelatihan diversifikasi produk bagi pelaku usaha industri rumahan.

AriraNews.com, Natuna – Sejak tahun 2016, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI, telah melaksanakan kegiatan pemberdayaan ekonomi perempuan melalui pengembangan pelaku Industri Rumahan (IR).

Dalam upaya meningkatkan mutu pengetahuan dan keterampilan kepada para pelaku industri rumahan pangan dalam mengolah produk yang kreatif, inovatif, dan produk yang berdaya saing, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Natuna menggelar Pelatihan Diversifikasi Produk Bagi Pelaku Industri Rumahan (IR) selama 1 hari di “Dapur Ibu”.

BACA JUGA:  Tingkatkan Kesiapan Operasi, Lanud RSA Natuna Kirim Personel Ikuti Latihan di Pekanbaru

Kegiatan ini dilaksanakan di Resort Jelita Sejuba, Desa Sepempang, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna pada Senin (12/6/2023), yang dibuka langsung oleh Bupati Natuna.

Dalam kesempatan itu, Bupati Natuna Wan Siswandi menjelaskan, tujuan pelatihan ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada para pelaku industri rumahan pangan dalam mengolah produk yang kreatif, inovatif, dan produk yang berdaya saing.

BACA JUGA:  Rayakan HUT ke-80 TNI AU, Lanud RSA Perkuat Soliditas Lewat Lomba Mancing

“Saya berharap para peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan seksama, memperhatikan dan mengikuti arahan dari instruktur agar dapat menyerap ilmu, pengetahuan dan pengalaman yang disampaikan, sehingga dapat mengaplikasikannya setelah pelatihan berakhir dan bisa menularkan kepada masyarakat disekitarnya,” ucapnya.

Wan Siswandi juga meminta, agar kepala desa dapat memberi pembinaan kepada warganya untuk pertumbuhan ekonomi masyarakat.

BACA JUGA:  Cengkeh Natuna Tembus Pasar Surabaya, Karantina Pastikan Kualitas dan Keamanan

“Saya juga meminta kepada kepala desa agar dapat membina warganya untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat,” pintanya.

Terkait Industri Rumahan (IR), Siswandi menginginkan para pelaku IR dapat melahirkan ide-ide dalam menciptakan karya-karya dalam usaha paruh waktu.

“Jika ibu–ibu dapat menghasilkan pendapatan saya rasa itu dapat membantu ekonomi dalam rumah tangga,” ujarnya.(dod)