Natuna  

Operasi SAR Natuna Selamatkan Nelayan, Usai Kapal Tenggelam Dihantam Ombak Besar

Proses evakuasi kapal nelayan yang tengelam di hantam ombak di perairan Pulau Laut, Kabupaten Natuna.

AriraNews.com, Natuna – Operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) yang dilakukan Tim SAR Gabungan berhasil menyelamatkan seorang nelayan setelah kapal miliknya tenggelam di perairan Pulau Laut, Kabupaten Natuna, Senin (11/8/2025).

Korban diketahui bernama Harianto. Berdasarkan kronologi, ia berangkat melaut sekitar pukul 11.30 WIB untuk mencari ikan. Namun, kapal yang digunakan tiba-tiba kemasukan air setelah dihantam ombak besar. Mesin kapal mengalami kerusakan dan akhirnya tenggelam di posisi sekitar 8 mil laut dari Unit Siaga SAR Pulau Laut.

BACA JUGA:  Sentuhan Kemanusiaan di Perbatasan, Warga Subi Nikmati Pengobatan Gratis

Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Natuna melalui Unit Siaga Pulau Laut menerima laporan kejadian tersebut pada pukul 11.58 WIB dari Sekretaris Desa Pulau Laut, Said Muhsin. Setelah mendapat informasi, tim SAR Natuna segera berkoordinasi dengan masyarakat dan aparat Desa Kadur, Kecamatan Pulau Laut, untuk menyebarkan informasi kepada seluruh nelayan di sekitar lokasi kejadian.

BACA JUGA:  Respons Cepat SAR Natuna, Dua Nelayan Selamat dari Insiden Pompong Mati Mesin di Anambas

Sekitar pukul 13.00 WIB, tim SAR Natuna menerima kabar bahwa korban telah ditemukan dalam keadaan selamat oleh seorang nelayan yang kebetulan melintas di koordinat 4°46’0.00″N – 107°58’48.00″E. Tim SAR Gabungan langsung bergerak menuju titik tersebut dan mengevakuasi korban ke daratan terdekat untuk diserahkan kepada pihak desa.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Natuna, Abdul Rahman, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas keberhasilan operasi ini. Menurutnya, keberhasilan penyelamatan tidak terlepas dari koordinasi yang baik antara tim SAR, masyarakat nelayan, serta dukungan unsur TNI-Polri di Kecamatan Pulau Laut.

BACA JUGA:  Tinjau Aset di Subi, Danlanud RSA Pastikan Tidak Ada Penambahan Penggunaan Lahan

“Kita bersyukur, korban berhasil dievakuasi dengan selamat berkat koordinasi yang baik dan kesiapan masyarakat di sekitar lokasi kejadian,” ujar Abdul Rahman.

Ia juga mengingatkan masyarakat nelayan agar selalu memperhatikan kondisi cuaca dan memantau perkembangan informasi sebelum melaut, demi keselamatan bersama. (dod)