Batam  

Calon Haji Embarkasi Batam Mulai Masuk Asrama Haji

Avatar photo
Sebanyak 445 calon haji asal Provinsi Kepulauan Riau mulai masuk Asrama Haji, Batam, Sabtu (11/5/2024) sekira pukul 08.00 WIB.

AriraNews.com, Batam – Sebanyak 445 calon haji asal Provinsi Kepulauan Riau mulai masuk Asrama Haji, Batam, Sabtu (11/5/2024) sekira pukul 08.00 WIB. Calon haji tersebut berasal dari Kota Batam, Kota Tanjungpinang, Kabupaten Bintan dan Kabupaten Natuna.

Setelah tiba di Asrama Haji, para jamaah menjalani pemeriksaan kesehatan serta mendapatkan paspor, gelang, kartu kamar di asrama haji, dan dana untuk biaya hidup.

Gelang tersebut untuk tanda pengenal selama menjalankan ibadah haji. Karena gelang tersebut bisa digunakan sebagai identitas terakhir.

BACA JUGA:  Tanggapi Kenaikan BBM, Amsakar Siapkan Solusi untuk Pengusaha Logistik
Jamaah calon haji Provinsi Kepri mulai masuk Asrama Haji Batam.

“Apapun kejadiannya gelang itu tidak boleh hilang atau dilepaskan sampai dia kembali ke Indonesia,” ujar Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Hang Nadim Batam Mahbub Daryanto, Sabtu (11/5/2024).

Ia menuturkan calon haji mendapatkan untuk biaya hidup selama menunaikan ibadah haji di Tanah Suci dalam mata uang Riyal. Setiap jamaah calon haji yang diberangkatkan mendapatkan 750 Riyal Arab Saudi, atau setara dengan Rp3.210.607.

BACA JUGA:  Pemko Batam Siap Perkuat Peran LAM Lewat Ranperda dan Dukungan Anggaran

“Tahun ini living cost-nya diberikan dalam dalam bentuk Riyal, tidak seperti tahun lalu dalam bentuk rupiah, jadi tidak repot,” kata Mahbub.

Seperti diketahui kelompok terbang (kloter) pertama jamaah calon haji Embarkasi Hang Nadim Batam dijadwalkan berangkat ke Arab Saudi pada 12 Mei 2024 pukul 03.00 WIB.

Kloter pertama jamaah Embarkasi Hang Nadim Batam meliputi 445 orang asal Provinsi Kepulauan Riau, tiga anggota Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI), satu anggota Tim Pemandu Haji Indonesia (TPHI), dan satu anggota Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI).

BACA JUGA:  Peringati Hari Bumi 2026, Amsakar: Jadikan Tanjung Banun yang Sejuk dan Nyaman

“Di setiap kloter kita sudah ada lima orang petugas, terdiri dari ketua kloter, pembimbing ibadah, petugas kesehatan tiga orang, ada satu dokter dan dua perawat,” kata Mahbub.(oma)