Artotel Batam Resmi Beroperasi, Hotel Butik yang Padukan Seni dan Gaya Hidup

Avatar photo
Wakil Wali kota Batam, Amsakar Achmad (tiga dari kanan) usai meresmikan Artotel Batam.

AriraNews.com, Batam – Artotel Batam resmi beroperasi, Selasa (9/8/2022) pagi. Soft opening hotel yang beralamat di Penuin, Lubukbaja, Batam tersebut ditandai dengan pengguntingan pita oleh Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, Assisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Kepulauan Riau, Luki Zaiman Prawira, Chief Operating Officer Artotel Group, Eduard Rudolf Pangkerego, Direktur PT Hotel Ozone International, Hakim, serja manajemen hotel Artotel Batam lainnya.

Artotel Batam merupakan hotel kerja sama antara Artotel Group dengan PT Hotel Ozone International. Artotel Group sendiri merupakan operator hotel yang mengoperasikan 50 hotel dengan 5000 kamar yang tersebar di 24 kota di Indonesia. Selain Artotel, brand lainnya yang dikelola; Dafam dan brand waralaba Kyriad.

Pengguntingan pita oleh Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad dan manajemen Artotel tanda mulai beroperasinya hotel yang usung konsep seni dan gaya hidup ini.

Sama halnya dengan Artotel lainnya di Indonesia, Artotel Batam merupakan hotel butik yang mengusung konsep memadukan seni dan gaya hidup. Hal tersebut dituangkan pada dekorasi mulai dari lobby, hingga bagian kamar. Bahkan, di salah satu sisi lobby dijadikan tempat dipajangnya hasil karya seni seperti lukisan.

Chief Operating Officer Artotel Group, Eduard Rudolf Pangkerego mengaku merasa bangga Artotel bisa beroperasi di Batam. Artotel ungkapnya sebagai hotel seni Artotel Batam akan menampilkan berbagai karya senin di setiap sudut fasilitas hotel, yaitu di ruang publik yang berada di lobby serta setiap kamar tamu.


BACA JUGA:   Viral, Penampakan Uang Logam Rp 100 Ribu Terbuat dari Emas

“Dalam merancang ini kami melibatkan pekerja seni muda asal Batam dan seniman asal Yogyakarta,” ungkapnya.

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad melihat galeri seni di salah satu sudut Artotel Batam.

Artotel Batam terdiri dari enam lantai dengan 138 kamar yang artistik. Terdapat dua tipe kamar, Studio 30 dan Studio 45, serta fasilitas pendukung terdiri dari Eatspace dan Barspace yang akan menjadu tempat hangout baru di Batam. Selain itu, hotel ini juga memiliki tiga ruang pertemuan Meetspace dengan kapasitas hingga 120 orang. Serta Artspace sebagai ruang galeri seni yang menjadi khas brand Artotel.

“Dengan situasi ekonomi yang semakin membaik, dibukanya kembali perbatasan, kami yakin Artotel Batam yang mengusung konsep seni dan unik akan menjadi pilihan wisatawan baik lokal maupun mancanegara. Dan tentunya akan memberikan pengalaman menginap yang berbeda,” kata Eduard Rudolf Pangkerego.

BACA JUGA:   Nama O Disebut "Raja Proyek" di Pemko Batam, Diduga Kolega Pucuk Pimpinan di Pemko Batam

Sementara, Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad memuji konsep yang diusung Artotel Batam. Dia pun berharap Artotel Batam menjadi pilihan menginap bagi wisatawan yang datang ke Batam.

“Hotel ini menyajikan sesuatu yang beda dari hotel-hotel yang lain. Jika Artotel bisa sajikan menu yang berbeda dari yang lain maka tidak akan jadi kompetitor bagi yang lain,” ujar Amsakar.

Selain itu lanjutnya, dengan beroperasinya Artotel Batam tentu akan membuka lapangan kerja dan membantu pemulihan ekonomi Batam yang terdampak pandemi Covid-19.

“Yang dilakukan manajemen Artotel sudah tepat. Ekonomi membaik yang mendorong orang melakukan perjalanan. Kemudian juga sesuai rencana pembangunan Batam ke depan,” katanya.

Wakil Wali Kota Batam bersama manajemen dan pegiat seni yang mengisi ruang seni di Artotel Batam.

Dikatakan Amsakar, perkembangan kepariwisataan di Batam ke depan sangat prospek. Hal itu tersebut didukung ketersediaan aksesibilitas yang lengkap dan banyaknya event yang berskala nasional dan internasional yang digelar di Batam.

“Hal itu kita harapkan ditangkap pelaku bisnis di Batam khususnya pelaku hotel ini,” kata Amsakar.

Selain itu saat ini Pemerintah Kota Batam dan Pemko Batam di bawah kepemimpinan Muhammad Rudi saat ini fokus dalam infrastruktur untuk menggerakkan perekonomian Batam, mulai dari revitalisasi Bandara Hang Nadim, Pelabuhan Batuampar, dan pembangunan KEK Kesehatan Sekupang.

BACA JUGA:   Binda Kepri Percepat Vaksinasi Lansia dan Anak Usia 6-11 Tahun

“Bila semua terwujud maka prospek Batam sebagai kota MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition) di Indonesia insyaallah tidak akan pernah mati, akan muncul berbagai aktivitas,” ungkapnya.

Amsakar berharap ke depan industri kepariwisataan di Batam menjadi penopang dan mengambil peran seimbang dengan industri manufaktur yang saat ini menjadi andalan pemasukan utama bagi Batam.

“Dari enam sektor kontribusi untuk pendapatan asli daerah, dua diantaranya, urutan lima dan enam merupakan pajak hotel dan restoran,” ungkapnya lagi.

Untuk diketahui, Artotel Batam memberikan promo menarik selama bulan Agustus ini. Yakni menginap dengan harga kamar Rp 598.000 nett/malam. Dengan harga tersebut tamu sudah bisa menginap di kamar tipe Studio 30 dan sudah termasuk sarapan dan makan malam untuk dua orang. Caranya dengan memesan langsung melalui telepon +62 778 488888 atau WA +62 811 7218 881. (emr)