Evakuasi Korban Longsor Serasan, Batalyon Komposit 1/Gardapati Kerahkan 52 Personel

Avatar photo

AriraNews.com, Natuna – Mempercepat evakuasi korban tanah longsor di Kecamatan Serasan, 2 SST (satuan setingkat peleton) atau 52 personel dari Batalyon Komposit 1/Gardapati dikerahkan di Desa Pangkalan, Kecamatan Serasan, Kabupaten Natuna, Rabu (8/3/2023).

Komandan Batalyon Komposit 1/Gardapati, Letnan Kolonel Inf Saiful Rizal, menuturkan kehadiran personel untuk mempercepat proses evakuasi.

“Kami hadir untuk membantu kesulitan masyarakat di Kabupaten Natuna, termasuk dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP) dalam hal ini evakuasi korban bencana alam,” ujarnya.

BACA JUGA:  Lanud RSA Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Perkuat Ideologi Bangsa di Perbatasan

Saiful Rizal juga mengatakan, wilayah Kecamatan Serasan, Kabupaten Natuna dilanda bencana tanah longsor dipicu oleh intensitas curah hujan yang tinggi ditambah kondisi tanah yang labil di lokasi kejadian.

“Personel yang kami kirim difokuskan untuk mencari dan mengevakuasi korban tanah longsor, mudah-mudahan dapat mempercepat proses evakuasi korban,” ucapnya.

Personel Batalyon Komposit 1/Gardapati bersama tim gabungan lainnya mencari korban yang tertimbun tanah longsor dengan mengeruk tanah dan mengevakuasi korban ke tempat yang sudah ditentukan.

BACA JUGA:  PLN Pilih Padam Terencana daripada Gangguan Besar Tak Terduga

“Korban meninggal dunia tanah longsor di Pulau Serasan Kabupaten Natuna bertambah menjadi 15 orang yang sebelumnya ditemukan sebanyak 10 orang,” terang Letnan Kolonel Inf Saiful Rizal.

Area terparah dampak dari bencana tanah longsor di Kecamatan Serasan Kabupaten Natuna berlokasi di sekitar Desa Genting dan Desa Pangkalan yang menyebabkan banyak rumah roboh serta menimbun korban.

BACA JUGA:  Dari Perbatasan Indonesia, Garuda Pancasila Berkibar di Tanjung Datuk Natuna

“Demi kemanusiaan, kami langsung terjun ke lokasi bencana, semoga secepatnya seluruh korban yang tertimbun tanah longsor dapat segera ditemukan,” harapnya.(dod)