Batam  

KH Resdin Pasaribu Terpilih Jadi Ketua PMB, BWI Batam Sampaikan Tahniah

Avatar photo
Ketua Badan Wakaf Indonesia (BWI) Perwakilan Kota Batam, Buralimar (tengah), menyampaikan ucapan selamat dan tahniah kepada KH Resdin Pasaribu yang terpilih sebagai Ketua Persatuan Muballigh Batam (PMB) melalui Musyawarah Besar (Mubes) yang digelar Minggu (7/9/2025).

Ariranews.com, Batam – Ketua Badan Wakaf Indonesia (BWI) Perwakilan Kota Batam, Buralimar, menyampaikan ucapan selamat dan tahniah kepada KH Resdin Pasaribu yang terpilih sebagai Ketua Persatuan Muballigh Batam (PMB) melalui Musyawarah Besar (Mubes) yang digelar Minggu (7/9/2025).

“Kami bersyukur dan bangga, karena KH Resdin yang juga menjabat sebagai Sekretaris BWI Batam dipercaya memimpin PMB,” ujar Buralimar.

Ia menambahkan, kepengurusan BWI periode 2025–2028 yang baru berusia tiga bulan turut bangga karena salah satu pengurusnya diamanahkan sebagai pimpinan ormas dakwah besar di Batam.

BACA JUGA:  BP Batam Gandeng Kejati Kepri Perkuat Penanganan Masalah Hukum

KH Resdin dikenal sebagai tokoh agama aktif dan berpengalaman. Selain sebagai pejabat di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Batam, ia aktif di berbagai organisasi seperti MUI, PMB, dan BWI. Ia juga rutin mengisi ceramah, khutbah, dan dakwah di berbagai masjid serta forum keagamaan di Batam.

Buralimar berharap ke depan akan terbangun sinergi yang lebih kuat antara BWI, PMB, dan berbagai ormas Islam lainnya, khususnya dalam pembinaan umat dan penguatan ekonomi masyarakat.

Untuk sementara, jabatan Sekretaris BWI Batam masih akan dipegang oleh KH Resdin hingga Musyawarah Daerah (Musda) BWI akhir September mendatang.

BACA JUGA:  Presiden Prabowo Kurban Sapi Limousin 1 Ton di Batam

“Harapan kami, Ketua PMB yang baru bisa merangkul semua pihak, termasuk tokoh-tokoh senior dalam jajaran pengurus, penasihat, maupun dewan pakar,” tambahnya.

Pada acara pembukaan Mubes, Ketua PMB sebelumnya, Dr. Suyono, menyebutkan bahwa jumlah muballigh yang terdata dalam organisasi mencapai 973 orang, tersebar di seluruh wilayah Batam sebagai khatib, penceramah, dan narasumber keagamaan.

PMB yang berdiri sejak 18 September 1999 ini telah berkiprah selama 26 tahun, menjadi wadah pembinaan dan pencerahan umat.

Sementara itu, Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, yang turut hadir dan membuka Mubes PMB, menyampaikan apresiasi atas peran aktif PMB di tengah dinamika kota industri seperti Batam.

BACA JUGA:  Boy Kharisma Nahkodai Perwara Indonesia, Ajak Anggota Kompak dan Solid

“PMB harus menjadi garda terdepan dalam mengusung nilai-nilai keummatan dan menjadikan Batam sebagai bandar dunia madani,” tegasnya.

Ia juga mendorong PMB agar terus melahirkan program-program yang menyentuh masyarakat, seperti penguatan rumah tahfiz, majelis taklim, hingga pendidikan keagamaan.

“PMB harus memberi contoh terbaik dalam berorganisasi, menyebarkan narasi positif dan membangun kesejukan di tengah umat,” pesan Amsakar. (ara)