AriraNews.com, Batam – Pemerintah Kota Batam terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat lanjut usia (lansia) melalui program bantuan sosial yang terus diperluas secara bertahap.
Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, dalam Silaturahmi serta penyerahan bantuan sosial kepada lansia Kota Batam Tahun Anggaran 2026, Selasa (7/4/2026), di Lapangan Kantor Camat Galang.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota menyampaikan bahwa saat ini jumlah penerima bantuan sosial lansia di Kota Batam mencapai sekitar 4.000 orang. Pemerintah juga telah meningkatkan nilai bantuan dari Rp300 ribu menjadi Rp400 ribu per penerima.
“Bantuan untuk lansia saat ini sudah menjangkau sekitar 4.000 orang. Nilainya juga sudah kita naikkan dari Rp300 ribu menjadi Rp400 ribu,” ujarnya.
Ia menegaskan, ke depan Pemerintah Kota Batam akan terus melakukan pembenahan data kependudukan sebagai langkah strategis untuk memastikan bantuan sosial tepat sasaran. Dengan data yang semakin akurat, jumlah penerima bantuan lansia direncanakan akan terus ditambah secara bertahap.
“Nanti bertahap akan kita tambah. Kita sedang merapikan data kependudukan. Kalau datanya sudah rapi dan anggaran tersedia, kita ingin seluruh orang tua di Kota Batam bisa mendapatkan bantuan sosial,” jelasnya.
Selain fokus pada lansia, Pemko Batam juga terus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat secara umum. Hal ini ditunjukkan melalui capaian positif daerah, seperti realisasi investasi yang melampaui target, pertumbuhan ekonomi di atas rata-rata nasional, serta peningkatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Namun demikian, Li Claudia menegaskan bahwa pemerintah tidak berpuas diri, khususnya dalam upaya menurunkan angka pengangguran dan kemiskinan.
“Walaupun angkanya menurun, kami masih belum puas. Karena itu, data kependudukan terus kita rapikan agar seluruh program, termasuk bantuan sosial lansia, benar-benar diterima oleh masyarakat Batam yang berhak,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa berbagai program pemerintah, termasuk bantuan sosial dan layanan kesehatan gratis, diprioritaskan bagi masyarakat ber-KTP Batam. Untuk itu, peran camat dan lurah sangat penting dalam mengawal implementasi program di lapangan.
Pada kesempatan tersebut, ia juga mengapresiasi peran kader Posyandu dan kader Kelurahan Siaga yang selama ini menjadi garda terdepan dalam pelayanan kesehatan masyarakat, termasuk bagi lansia.
“Walaupun hujan deras, semangat bapak dan ibu luar biasa. Terima kasih kepada para kader, khususnya emak-emak yang selalu terdepan menjaga keluarga dan lingkungan,” ujarnya. (*/emr)








