Operasi “Zero Narkoba” di Rutan Karimun Sukses Besar! 50 Peserta Rehab Bersih, Siap Kembali ke Masyarakat!

Karimun, ariranews.com- Komitmen mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bebas dari narkoba kembali dibuktikan oleh Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tanjung Balai Karimun. Bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Karimun, Rutan menggelar kegiatan pemeriksaan urine bagi 50 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) peserta Program Rehabilitasi Narkoba, Kamis (06/11/25).

Pemeriksaan ini merupakan tahap terminasi atau tahap akhir dari rangkaian proses rehabilitasi yang telah dijalani oleh para peserta. Hasilnya pun sangat menggembirakan — seluruh peserta dinyatakan negatif narkoba, menandakan keberhasilan program rehabilitasi yang dijalankan di Rutan Karimun.

BACA JUGA:   Bupati Pastikan Progres Gedung MPP Capai 90 Persen, Target Selesai 15 Desember

Kegiatan yang digelar di Aula Sahardjo Rutan Karimun ini bertujuan untuk mengevaluasi keberhasilan rehabilitasi baik secara medis maupun sosial, sekaligus memastikan bahwa para WBP siap melanjutkan hidup sehat dan produktif tanpa ketergantungan terhadap zat terlarang.

Kepala Rutan Kelas IIB Tanjung Balai Karimun, Yoga Hadhi Wijaya, menyampaikan apresiasinya terhadap kerja sama yang solid dengan BNN Karimun.


BACA JUGA:   Tutup STQH Kepri 2023, Wagub Marlin Ajak Jadikan Quran Sumber Motivasi Masyarakat

“Pemeriksaan urine tahap terminasi ini menunjukkan bahwa pembinaan yang kami berikan berjalan efektif. Hasil negatif ini menjadi bukti bahwa para peserta mampu menjalani proses pemulihan dengan baik sebagai bekal untuk kembali ke masyarakat,” ujar Yoga.

Sementara itu, perwakilan BNN Kabupaten Karimun menegaskan komitmen pihaknya untuk terus mendukung program rehabilitasi di lingkungan pemasyarakatan, sebagai bagian dari gerakan nasional menuju kawasan BERSINAR (Bersih dari Narkoba).

BACA JUGA:   Sudah Terbukti Kerjanya, Warga Karimun Kompak Antar Rafiq ke Kepri

Program rehabilitasi di Rutan Karimun sendiri dilaksanakan secara komprehensif, meliputi terapi kelompok, konseling individu, pembinaan mental dan spiritual, serta berbagai kegiatan positif lainnya yang menumbuhkan motivasi dan perubahan perilaku.

Dengan hasil terminasi yang sempurna ini, diharapkan para peserta dapat mempertahankan gaya hidup sehat, bebas narkoba, serta siap beradaptasi dan berkontribusi positif ketika kembali ke tengah masyarakat.

*Ayat