AriraNews.com, Tanjungpinang – Dewan Pers melalui Lembaga Uji Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan UPN Veteran Yogyakarta menggelar Ujian Kompetensi Wartawan (UKW) di Tanjungpinang, Kepri.
Dalam UKW yang berlangsung di Hotel Aston, Tanjungpinang, 5 dan 6 Mei 2023, tersebut diikuti sebanyak 54 wartawan yang berasal dari berbagai daerah di Kepri dengan mengikuti UKW tingkat Muda, Madya dan Utama.
Dari 54 peserta, terdiri dari 30 orang mengikuti melalui jalur Lembaga Uji PWI. Terdiri dari tiga kelompok jenjang Muda, satu kelompok jenjang Madya dan satu kelompok jenjang Utama.
Selanjunya jalur UPN Veteran Yogyakarta, jenjang Utama satu kelompok, jenjang Madya satu kelompok dan jenjang Muda satu kelompok.
Anggota Dewan Pers Tri Agung Kristanto, dalam pembukaan UKW tersebut secara daring, Jumat (5/5/2023), menyampaikan, tidak banyak wartawan yang bisa mengikuti UKW. Karena membutuhkan biaya yang cukup besar dan juga menjalani seleksi. UKW yang diselenggarakan Dewan Pers sebagai bentuk kehadiran negara dalam membentuk wartawan yang profesional.
“Manfaatkanlah UKW ini sebaik mungkin untuk meningkatkan kualitas diri, semoga lulus semua dan bisa mengikuti jenjang berikutnya,” harapnya.
Dalam kesempatan tersebut Tri Agung juga mengungkapkan di era keterbukaan informasi dan kebebasan pers saat ini tak ada data pasti jumlah wartawan. Namun, dia memperkirakan jumlahnya ratusan ribu. Pasalnya, tahun 2022 di Indonesia setidaknya ada sekitar 40.000 ribu media online, 12 ribu radio, ribuan tivi streaming, belum lagi media cetak.
“Jika masing-masingnya memiliki empat atau lima orang saja wartawan sudah berapa jumlahnya,” ungkap Tri Agung. Sehingga UKW merupakan salah satu upaya mendata dan membentuk wartawan yang profesional.
“Indeks kebebasan pers di Indonesia juga meningkat. Tahun lalu peringkat 117 dan tahun ini peringkat 108 dari 180 negara,” ungkapnya.
Sementara itu, Ocktap Ryadi, salah satu penguji dari PWI Pusat, menyampaikan, komitmen PWI terus mendukung wartawan yang lebih berkualitas.
“Wartawan juga harus menjaga kualitas terkait pemberitaan. Apalagi banyak juga yang mengaku-ngaku wartawan,” katanya.
Sebaliknya, melalui UKW sudah banyak teman-teman yang berhasil, baik mendirikan media serta memberikan pendidikan terhadap wartawan dengan baik.
Sementara salah satu penguji dari UPN Veteran Yogjakarta, Agung, menyampaikan, awal lembaga penguji UPN berdiri tidak terlepas dari peran PWI di Yogjakarta. Semangat UPN terus didorong PWI dan diakomodir oleh Dewan Pers. Hal tersebut sejalan dengan pendirian Prodi Ilmu Komunikasi Jurnalis di UPN Yogjakarta.
“Dalam perjalannnya, dengan sudah puluhan kali melakukan UKW, sudah memiliki alumni ribuan orang di seluruh Indonesia. UKW menjadi salah satu penyumbang naiknya Indeks Kebebasan Pers Indonesia. Melalui UKW, wartawan semakin baik dan berkualitas,” harapnya.
Sebelum UKW, juga sudah dilakukan pelatihan jurnalistik dan Pra UKW pada peserta, Jum’at (28/4/2023) lalu. Menurut Dewan Pers, tahun 2023 ini akan dilakukan UKW di 34 provinsi dari 38 provinsi yang ada di Indonesia dan semua biayanya ditanggung oleh negara.(emr)
AriraNews.com, Batam - Persoalan perpanjangan Uang Wajib Tahunan (UWT) terhadap sekitar 214 unit rumah di…
Ariranews.com, Natuna – Komandan Lanud Raden Sadjad (RSA) Natuna, Marsekal Pertama TNI Onesmus Gede Rai…
KARIMUN – Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Kabupaten Karimun resmi menggelar Musyawarah Kabupaten (Muskab) tahun…
AriraNews.com, Batam - Komitmen menjaga keberadaan kampung tua menjadi salah satu poin utama dalam finalisasi…
AriraNews.com, Batam - Hotel Santika Batam menghadirkan inovasi terbaru di bidang kuliner dengan meluncurkan dua…
KARIMUN, seputarkarimun.com – Dalam rangka memeringati hari jadi Kabupaten Karimun yang ke-198, Pemerintah Kabupaten Karimun…