Batam

Ketua DPRD Batam, Nuryanto Minta Aparat Berantas Rokok Ilegal

AriraNews.com, Batam – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam, Nuryanto meminta aparat penegak hukum memberantas peredaran rokok ilegal di Batam. Pasalnya, merugikan negara karena tak membayar pajak.

Politisi PDI Perjuangan ini pun menegaskan akan terus mengawal dan mengawasi peredaran rokok tanpa cukai di Kota Batam, tersebut. Dia juga telah meminta komisi terkait di DPRD Kota Batam untuk menindaklanjuti hal ini dalam rapat dengar pendapat umum (RDPU).

“Kami sudah menginstruksikan pimpinan dan anggota komisi terkait untuk bisa menindaklanjuti hal ini dalam RDPU bersama institusi terkait termasuk Bea Cukai dan aparat keamanan,” terang pria yang akrab disapa Cak Nur ini.

Selain itu, pihaknya juga meminta adanya semacam edukasi atau sosialisasi kepada masyarakat akan bahaya dan dampaknya bagi kesehatan serta ancaman hukuman yang bakal dikenai jika melakukan penjualan maupun mengedarkan hingga mencoba menyelundupkan rokok tanpa pita cukai tersebut.

“Langkah yang paling mudah dilakukan menurut saya adalah, melakukan sosialisasi kepada masyarakat khususnya para pedagang agar tidak melakukan penjualan rokok tanpa cukai dengan bebas di masyarakat,” terangnya.

Mengingat, hal ini semua sudah tertuang dalam Undang-Undang Nomor 39 tahun 2007 tentang Cukai.

“Sehingga jika ada rokok yang dijual tanpa pita cukai maka penjualnya dapat dikenai hukuman,” terangnya.

Pihaknya pun mengakui, sebagai sektor yang memiliki kontribusi besar terhadap penerimaan negara dari sisi cukai rokok, kiranya diperlukan regulasi yang berpihak pada sektor industri hasil tembakau (IHT).

Antara lain, menerapkan regulasi yang berpihak kepada industri termasuk di dalamnya terkait penerapan tarif cukai rokok. Kemudian, adanya kebijakan penindakan rokok ilegal secara masif.

“Semakin masif penindakan rokok ilegal maka akan semakin menyehatkan bagi industri hasil tembakau. Artinya, market semakin besar, produsen tidak takut lagi untuk produksi. Akan tetapi jika penindakan rendah maka otomatis peredaran rokok ilegal tinggi, dengan begitu pasar untuk rokok legal akan semakin berkurang,” jelasnya.(imn/emr)

Redaksi

Recent Posts

Wyndham Panbil Batam Resmikan Garden Bar dan SA HANG Restaurant, Siap Manjakan Lidah Pengunjung

AriraNews.com, Batam – Wyndham Panbil Batam resmi menambah pilihan kuliner dengan membuka dua outlet makanan…

1 jam ago

Muatan Kapal Ditemukan Terapung, KM Ocean Three Diduga Alami Insiden di Perairan Natuna

Ariranews.com, Natuna – Tim SAR Gabungan melakukan operasi pencarian terhadap Kapal Motor (KM) Ocean Three…

6 jam ago

SKK Migas Gandeng Media Perkuat Edukasi Publik tentang Industri Hulu Migas

Ariranews.com, Natuna – SKK Migas bersama Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) wilayah Kepulauan Riau menggandeng…

10 jam ago

Tarif Baru Layanan Peti Kemas di Pelabuhan Batu Ampar Ditunda hingga 31 Agustus 2026

AriraNews.com, Batam - Badan Pengusahaan (BP) Batam berupaya melakukan evaluasi menyeluruh terhadap struktur biaya logistik…

15 jam ago

Indeks ETPD Natuna Tembus 95 Persen, Pemkab Siapkan Roadmap Digitalisasi hingga 2030

Ariranews.com, Natuna – Pemerintah Kabupaten Natuna mencatat capaian penting dalam percepatan digitalisasi tata kelola pemerintahan.…

1 hari ago

Catatan Perayaan 17 Tahun Batam Folding Bike dan 19 Tahun Indonesia Folding Bike

AriraNews.com, Batam - Pagi itu, Dataran Engku Putri tidak hanya dipenuhi derit rantai dan putaran…

1 hari ago